Gencarkan Razia, Polisi Larang Pedagang Jual Petasan pada Anak-anak

Namun akibat giat razia itu, para pedagang khawatir keuntungan mereka berjualan petasan menjadi menurun.

Gencarkan Razia, Polisi Larang Pedagang Jual Petasan pada Anak-anak
TRIBUN KALTIM / CHRISTOPER DESMAWANGGA
Kapolsek Samarinda Ilir, Kompol Yovan Fatika, memimpin langsung giat razia petasan di jalan Gajah Mada dan sekitar jalan Jelawat, Selasa (14/6/2016). 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Christoper D

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Jajaran kepolisian dari Polsekta Samarinda Ilir melakukan kegiatan penertiban terhadap pedagang petasan maupun kembang api.

Dalam giat tersebut, kepolisian memeriksa jenis petasan serta memeriksa berkas perizinan pedagang.

Giat tersebut dimulai dengan menyisir pedagang di sepanjang jalan Gajah Mada atau tepatnya di sekitar Pasar Pagi, lalu berlanjut ke kawasan Jalan Jelawat tempat distributor petasan maupun kembang api.

Dalam giat tersebut, polisi hanya membawa sejumlah petasan untuk diperiksa dan sebagai contoh.

Namun akibat giat razia itu, para pedagang khawatir keuntungan mereka berjualan petasan menjadi menurun.

(Baca juga: Pejalan Kaki yang Mencari Keadilan untuk Anaknya Ini, tak Kuasa Lagi Berjalan Jauh Lantaran Sakit)

"Pasti akan ada penurunan keuntungan, karena polisi juga mengimbau agar tidak menjual ke anak-anak. Padahal ini kan hanya usaha musiman saja. Kami pun sejak tahun ke tahun selalu menaati aturan dengan tidak menjual petasan lebih dari 2 inci dan dengan suara letusan yang keras," ucap salah satu pedagang petasan, Malini (32), Selasa (14/6/2016).

Sementara itu, Kapolsekta Samarinda Ilir, Kompol Yovan Fatika menjelaskan, target dari giat tersebut yakni, untuk memeriksa para pedagang, apakah menjual petasan yang melebihi 2 inci. Termasuk menyampaikan imbauan kepada pedagang untuk tidak menjual kepada anak dibawah umur.

"Orang tua jangan biarkan anak-anaknya bermain petasan, karena dampaknya itu bisa merugikan. Terlebih baru-baru ini ada mobil yang terbakar karena petasan yang dimainkan oleh anak-anak," ujarnya. (*)

***

Perbarui informasi terkini, unik, dan menarik melalui medsos.

Join BBM Channel, invite PIN BBM C003408F9, Like fan page Facebook TribunKaltim.co, follow Twitter @tribunkaltim serta tonton video streaming Youtube TribunKaltim


Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved