Dispenda Diminta Berinovasi Agar tak Seperti Tahun Lalu dengan Bermacam Alasan

Pemasukan atau pendapatan dari sektor itu perlu ditingkatkan agar keuangan daerah tidak terus mengalami defisit anggaran.

Dispenda Diminta Berinovasi Agar tak Seperti Tahun Lalu dengan Bermacam Alasan
tribunkaltim.co/budhi hartono
Muspandi, Sekretaris Komisi II DPRD Provinsi Kaltim. 

Laporan Wartawan Tribun Kaltim Budhi Hartono

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Situasi keuangan daerah Provinsi Kaltim sedang defisit, Dinas Pendapatan Daerah dituntut harus melakukan inovasi untuk meningkatkan pendapatan dari sektor lainnya, untuk menjaga postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kaltim.

Ini dikemukakan Sekretaris Komisi II DPRD Provinsi Kaltim, Muspandi, agar tidak terjadi lagi pemangkasan yang berlandasan peraturan gubernur (Pergub) saja.

‎Menurut dia, pembahasan perdana Perubahan APBD Kaltim 2016, diperkirakan sekitar Rp 680 miliar anggaran yang akan dibahas. Angka itu, kata dia, pada posisi bulan Mei 2016 lalu.

Pada rapat awal Banggar, kata anggota daerah pemilihan Tanah Paser dan Penajam Paser Utara, terungkap Rp 680 miliar anggaran di Perubahan APBD 2016. Prediksinya sekitar Rp 700 miliar di bulan Juni ini.

BACA JUGA: Sabar Ya, Program Beasiswa untuk Mahasiswa Belum Dibahas

"Minggu depan, Komisi II undang Sekda dan Dispenda juga. Ini membahas berbagai hal. Mulai dari Trans Studio sampai pendapatan," kata Muspandi, dari Fraksi PAN DPRD Kaltim, kepada Tribun, Jumat (17/6/216).

Terkait pendapatan daerah, lanjut Muspandi, perlu dilakukan pembahasan dari target pemasukan kas daerah dari item penerimaan pajak dan non-pajak dan bagi hasil.

Pemasukan atau pendapatan dari sektor itu perlu ditingkatkan agar keuangan daerah tidak terus mengalami defisit anggaran.

"Kalau angka pendapatan itu melebihi target, harus dikunci dulu. Jangan seperti tahun lalu, tiba-tiba berkurang karena macam-macam alasannya," papar Muspandi. (*)

***

Perbarui informasi terkini, unik, dan menarik melalui medsos.

Join BBM Channel, invite PIN BBM C003408F9, Like fan page Facebook TribunKaltim.co, follow Twitter @tribunkaltim serta tonton video streaming Youtube TribunKaltim


Penulis: Budhi Hartono
Editor: Amalia Husnul Arofiati
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved