BREAKING NEWS
BREAKING NEWS - Kapal Nelayan Karam Dihempas Ombak, Dua Orang Masih dalam Pencarian
Kapal nelayan tenggelam diterjang ombak di perairan Lawe-Lawe Penajam, Minggu (19/6/2016).
Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani | Editor: Amalia Husnul A
Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Muhammad Fachri Ramadhani
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Kapal nelayan Balikpapan tenggelam diterjang ombak di perairan Lawe-Lawe Penajam, Minggu (19/6/2016). Dari data yang dihimpun, belakangan diketahui 4 orang menaiki kapal nahas tersebut.
Dua orang dipastikan meninggal dunia, lalu dua orang selamat dilarikan ke rumah sakit Bhayangkara Balikpapan. "Dua orang selamat di RS Bhayangkara," ujar salah satu petugas SAR di pelabuhan Chevron Semayang Balikpapan.
Dari pantauan Tribunkaltim, saat ini Tim SAR gabungan tengah melakukan pencarian terhadap dua korban yang menurut pengakuan korban selamat diikat di kapal nelayan. Sementara petugas lainnya bersiaga di dermaga, menunggu informasi tim pencari yang menyisir di perairan.
Kasat Polair Polres Balikpapan, AKP Teguh saat ditemui Tribunkaltim.co mengatakan kapal nelayan tersebut berasal dari Kampung Baru Balikpapan Barat.
BACA JUGA: Norma Masih Jadi Misteri, Satu Nama yang Sempat Masuk List Korban Hilang
Empat orang tersebut berniat untuk memancing ikan di perairan Lawe-Lawe, berangkat sekitar 06.00 wita. Korban selamat bernama, Arif (37) dan Subli (42) sementara korban meninggal dunia Bambang (35) dan Martina (50)
"Merasa kondisi laut berbahaya mereka memutuskan balik ke darat sekitar 08.30 wita. Namun masih di tengah laut tiba-tiba ombak tinggi menghantam kapal, lalu air masuk dan kapal karam," jelasnya.
Keempat korban berupaya bertahan hidup dengan berenang dan mengapung sambil memegang badan kapal yang tersisa. Namun 2 orang tak mampu bertahan, mereka tewas.
BACA JUGA: Kisah Korban di Kapal Nelayan yang Tenggelam, Ia Selamat Berkat Pelampung Pukat Harimau
Beruntung, dua orang lainnya terselamatkan dengan melintasnya kapal pandu. Mereka sampai di dermaga pelabuhan Chevron Semayang Balikpapan sekitar pukul 11.30 wita. "Mereka berdua berhasil dibawa ke darat, langsung dibawa ke RS," ujarnya.
Sementara dari penuturan korban selamat sebelum mereka dievakuasi, dua orang korban meninggal dunia diikat menggunakan tali di hidung kapal yang masih mengambang.
"Saat ini kami bersama tim SAR gabungan masih lakukan pencarian terhadap kedua korban itu," tuturnya. (*)
***
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/dermaga-chevron-semayang_20160619_160513.jpg)