Waduh. . . Oknum Pejabat dan Pengusaha Berkebun Sawit di Hutan Lindung

Selain masih maraknya kegiatan pembalakan liar, di dalam kawasan Hutan Lindung Pulau Nunukan banyak dijumpai perkebunan kelapa sawit.

tribunkaltim.co/niko ruru
Perkebunan kelapa sawit di dalam kawasan Hutan Lindung Pulau Nunukan di Desa Binusan, Kecamatan Nunukan. 

Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Niko Ruru

TRIBUNKALTIM.CO,NUNUKAN - Selain masih maraknya kegiatan pembalakan liar, di dalam kawasan Hutan Lindung Pulau Nunukan banyak dijumpai perkebunan kelapa sawit.

“Ini yang punya pejabat dan pengusaha. Saya tidak memfitnah, tetapi ini memang pengakuan dari orang yang bekerja di kebun-kebun kelapa sawit mereka” kata Rahmat, anggota Polisi Khusus Kehutanan pada Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Nunukan.

Aktivis Gabungan Pemuda Pecinta Alam Kabupaten Nunukan saat melakukan pendataan menemukan sejumlah titik-titik perkebunan kelapa sawit yang dibuka di dalam kawasan Hutan Lindung Pulau Nunukan.

Misalnya saja di Persemaian, Kecamatan Nunukan ditemukan perkebunan kelapa sawit pada koordinat 117° 39' 27.027" BT dan 4° 4' 45.912" LU. Kemudian di Desa Binusan, Kecamatan Nunukan ditemukan pada koordinat 117° 39'52.479" BT dan 4° 4' 37.619" LU.

Perkebunan kelapa sawit juga ditemukan di dalam kawasan Hutan Lindung Pulau Nunukan di Panamas, Kecamatan Nunukan Selatan pada koordinat 117° 40'5.518" BT dan 4° 4' 1.200" LU.

BACA JUGA: Puluhan Warga Desa Datangi Polres Minta Tujuh Anggota Kelompok Dibebaskan

Temuan yang sama juga ada di Kelurahan Tanjung Harapan, Kecamatan Nunukan Selatan pada koordinat 117° 40'21.318" BT dan 4° 2' 50.520" LU.

Rahmat berani memastikan nama-nama pengusaha maupun pejabat yang memiliki perkebunan kelapa sawit di dalam kawasan tersebut.

Sebab, dia telah memantau aktivitas pembukaan perkebunan kelapa sawit itu yang diawali dengan pembalakan di dalam kawasan Hutan Lindung Pulau Nunukan. “Saya punya bukti-bukti dokumentasinya. Pernah kami laporkan, tetapi tidak ada tindakan apa-apa,” ujarnya.

Halaman
123
Penulis: Niko Ruru
Editor: Amalia Husnul Arofiati
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved