Syukurlah. . . Kakek Ini Bebas Setelah 3 Hari Mendekam di Sel Gara-gara SMS Wali Kota

Abdul Hamid mengirimkan SMS tersebut pada 12 Juni saat hujan tengah deras‑derasnya yang mengakibatkan banjir di hampir seluruh kawasan Samarinda.

Syukurlah. . .  Kakek Ini Bebas Setelah 3 Hari Mendekam di Sel Gara-gara SMS Wali Kota
TRIBUN KALTIM/CHRISTOPER DESMAWANGGA
Abdul Hamid bebas disambut cucu-cucunya setelah bebas dari penjara gara-gara mengirim SMS kritik banjir kepada Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang. 

Saat itu dirinya dan warga lain memprotes tentang tidak berlakunya Jamkesda untuk digunakan berobat.

Karena senasib, dirinya minta nomor ponsel wali kota dan langsung menyimpan di daftar kontak ponsel.

Selama tiga hari mendekam di tahanan Polres, Abdul Hamid mengaku diperlakukan sangat baik oleh petugas dan juga tahanan lainnya. Bahkan dia kerap dipercaya menjadi imam saat shalat. Menurutnya, seluruh haknya menjalankan ibadah puasa terpenuhi, mulai sahur, buka puasa hingga shalat terawih berjamaah.

"Dingin ya memang dingin di tahanan, tidak senyaman di rumah. Tapi, semua kebutuhan saya menjalankan puasa terpenuhi. Petugas juga baik termasuk dengan teman‑teman tahanan lain," ungkapnya.

Abdul Hamid dikenal sosok yang cukup vokal membicarakan permasalahan banjir di lingkungan tempat tinggalnya.

Tetangga Hamid di Gg 7 B RT 15, Siti Rukiyah (43) menyatakan sering mendengar pembicaraan Hamid dengan warga lainnya membahas tentang permasalahan banjir. Bahkan Hamid kerap membahasnya di tempat tongkrongannya di depan Jalan Raudah atau tempat pemasangan jok motor.


TRIBUN KALTIM/NEVRIANTO HP -- Rumahku Kebanjiran-Warga berjalan di jalan Kenangan,jalan Sentosa Kecamatan Sungai Pinang Dalam,Sama rinda,Minggu(21/12/2014).Hujan lebih dari 4 jam sejak pagi hari membuat kawasan jalan Sentosa,jalan Kenangan 1,Kenangan 2 A,Kenangan 3,dan Kenangan 4 terendam banjir mulai dari 40 sampai 60 cm atau selutut orang dewasa.

"Dia memang sering membicarakan tentang banjir sama warga lainnya, karena memang daerah tempat tinggal kami langganan banjir, walau hujan turun hanya sebentar," ucapnya, Selasa (21/6/2016).

Kawasan tempat tinggal mereka memang kerap dilanda banjir, setelah hujan turun kendati hujan turun tidak lama, bahkan banjir juga kerap masuk sampai rumah.

"Ya memang kalau hujan sebentar saja, langsung banjir. Wajar saja masyarakat mempertanyakan tentang kinerja wali kota, tapi mungkin penyampainya yang salah, sampai dia (Hamid) diamankan polisi," tuturnya.

Rukiyah mengatakan, dengan kejadian itu, seharusnya dapat membuat pemerintah lebih giat menuntaskan masalah‑masalah yang ada di Samarinda. Meski demikian, warga juga harus berhati‑hati lagi menyampaikan aspirasi dan kritik kepada pemerintahan. (*)

***

Perbarui informasi terkini, unik, dan menarik melalui medsos.

Join BBM Channel, invite PIN BBM C003408F9, Like fan page Facebook TribunKaltim.co, follow Twitter @tribunkaltim serta tonton video streaming Youtube TribunKaltim

Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved