Vaksin Palsu Beredar
Pastikan Peredaran Vaksin Palsu, Polisi Diturunkan ke Posyandu
Pihaknya memberi perhatian khusus untuk mengungkap peredaran vaksin palsu tersebut.
Penulis: Christoper Desmawangga |
Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Christoper D
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Kabar mengenai adanya vaksin palsu, yang telah tersebar di Pulau Jawa, juga diawaspadai oleh jajaran Polresta Samarinda.
Bahkan polisi sudah melakukan pengecekan ke sejumlah rumah sakit untuk memastikan bahwa Kota Tepian (sebutan Samarinda) aman dari persebaran vaksin palsu.
Hal tersebut diungkapkan oleh Kapolresta Samarinda, Kombes Pol M Setyobudi.
Perwira melati tiga itu menjelaskan, hingga saat ini pihaknya belum mendapati adanya vaksin palsu di Samarinda.
Pihaknya memberi perhatian khusus untuk mengungkap peredaran vaksin palsu tersebut di Samarinda.
(Baca juga: Telusuri Penyebaran Vaksin Palsu, Dinkes dan BPOM Nyatakan 32 Titik yang Disidak Aman)
"Hingga saat ini belum ada temuan mengenai adanya vaksin palsu di Samarinda. Tapi tetap kami lakukan pengecekan ke rumah sakit maupun posyandu," tuturnya usai memimpin apel operasi Ramadnia Mahakam 2016 di Mapolresta Samarinda, Kamis (30/6/2016).
"Indikasi keberadaan vaksin palsu memang ada di Samarinda, saya sudah tugaskan Satreskoba dan Kabag Ops untuk memeriksa sejauh mana persebaran vaksin palsu itu, nantinya kami akan koordinasi dengan BPOM maupun Dinas Kesehatan," tambahnya.
Lanjut dia menjelaskan, dampak dari penggunaan vaksin palsu itu bukan terjadi dalam jangka waktu dekat, namun dampaknya baru akan terlihat dalam waktu yang panjang.
Perubahan fisik terhadap anak-anak baru akan nampak 3-5 tahun setelah penggunaan vaksin palsu tersebut.
"Efeknya bukan sekarang, tapi nanti 4 tahun akan datang, bisa saja terkena penyakit internis, buta, hingga penyakit kulit," tuturnya.
"Harus ditindak tegas pelaku yang menyebarkan maupun membuat vaksin palsu itu. Modusnya tentu untuk menguntungkan kelompok dan merugikan banyak orang yang gunakan vaksin tersebut," tutupnya. (*)
***
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/vaksin-lagi_20160630_131719.jpg)