Konservasi
Goliath, Katak Terbesar di Dunia yang Terancam Punah Lantaran Marak Diburu
Namun sayangnya, katak raksasa ini dalam jangka waktu yang tidak lama lagi akan punah lantaran diburu oleh para pemburu.
TRIBUNKALTIM.CO - Katak goliath merupakan spesies katak terbesar yang masih tersisa di bumi.
Biasanya ditemukan di sungai-sungai berarus deras dengan dasar berpasir di negara-negara Afrika Barat, Kamerun dan Guinea Khatulistiwa.
Namun sayangnya, katak raksasa ini dalam jangka waktu yang tidak lama lagi akan punah lantaran diburu oleh para pemburu.
Katak goliath diburu untuk diambil dagingnya untuk dikonsumsi dan juga dijual di pasar hewan sebagai peliharaan eksotis.
BACA JUGA: Foto Nigel Farage Ini Jadi viral di Malysia dan Filipina, Berikut Alasannya
Para pemburu melancarkan aksinya dengan menyusuri aliran sungai pada malam hari dengan berbekal senjata dan sebuah senter.
Senter ini berfungsi untuk menyoroti bagian mata katak sebelum akhirnya ditembak mati.
"Pada dasarnya tidak ada langkah pasti yang dilakukan guna melindungi hewan yang terancam punah ini tetapi selalu menjadi permasalahan besar bagi daerah yang mayoritas dihuni oleh angka kemiskinan tinggi serta penduduk yang tidak berpendidikan," ujar fotografer satwa liar Cyril Ruoso (46), saat mengambil foto di Nkongsamba, Kamerun Barat.

Ahli Biologi, Claude Miaud menyeka kulit katak Goliath untuk menyingkirkan jamur di katak Goliath. (Metro/Solvent)
"Tidak ada yang tahu secara pastinya berapa banyak jumlah spesies katak ini yang tersisa di dunia, tapi kami yakin jika populasinya menurun karena faktor kehilangan habitat aslim perburuan dan polusi. Selain itu ukuran tubuh katak juga menyusut," tambahnya.
Mengutip dari laman Metro, Minggu (3/7/2016), pada gambar diatas yang memperlihatkan seorang bocah lokal sedang memegang katak goliath.
BACA JUGA: Sesama Polisi Berkelahi, Rebutan Uang Suap dari Sopir?
Nantinya katak tersebut akan dimakan atau dijual ke pasar.
Seorang ahli biologi, Claude Miaud, tengah menyeka kulit katak untuk menghilangkan patogen yang mematikan, jamur chytrid, yang berkontribusi terhadap penurunan populasi katak.
Katak goliath dapat tumbbuh hingga 32 cm panjang dari moncong hingga ekor dan bobotnya bisa mencapai 3,25kg. (*)
***
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/katak-goliath_20160703_140833.jpg)