Tanggal Merah, Puskesmas di Kota Minyak Tetap Beroperasi

Dinas Kesehatan juga menyiapkan posko-posko kesehatan khusus untuk menjamin keselamatan dan kesehatan para pemudik.

Tanggal Merah, Puskesmas di Kota Minyak Tetap Beroperasi
TRIBUN JABAR/Gani Kurniawan
Ilustrasi pelayanan kesehatan gigi 

Laporan wartawan TribunKaltim.co, Muhammad Afridho Septian

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Rupanya tidak semua orang dapat menikmati libur perayaan Lebaran yang sudah ditetapkan oleh pemerintah. Terutama profesi-profesi yang berhubungan dengan pelayanan masyarakat.

Kemarin, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Balikpapan sudah menyatakan bahwa para pegawainya tidak akan mengambil cuti dan tetap masuk pada hari lebaran sekalipun.

Kali ini, dr. Ballerina JP, Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan menyatakan hal yang serupa.

"Yang jelas kalau tidak cuti itu kan sesuai aturan sampai tanggal 15 Juli atau sampai minggu depan. Begitu surat edarannya. Jadi satu minggu sesudah cuti bersama, itu tidak boleh (cuti). Kan teman-teman puskesmas banyak yang jaga. Jadi orang semua lebaran, mereka kan jaga 24 jam, misalnya bagi yang di puskesmas 24 jam," ujarnya kepada TribunKaltim.co.

BACA JUGA: H-3 Lebaran, Arus Mudik Terpantau Masih Lancar di Pos Pantau Km 12

Selain itu, adapula petugas-petugas puskesmas rawat jalan lain yang harus membaktikan dirinya kepada masyarakat. Seperti di lima puskesmas yang masing-masing berada di Kelurahan Lamaru, Gunung Bahagia, Telaga Sari, Marga Sari, dan Batu Ampar.

"Jadi mereka bisa diprioritaskan untuk cuti minggu depannya setelah selesai lebaran karena mereka tetap masuk seperti biasa. Tapi ya kita harapkan jangan langsung hari Senin lah ngambilnya. Ya hari Rabu kek," imbau Ballerina.

Jadi walaupun tanggal merah, puskesmas-puskesmas itu tetap memiliki dokter, dokter gigi, perawat, bidan, apoteker, dan tenaga administrasi, serta ambulans lengkap bersama supirnya.

"Walaupun satu-satu, tapi ada lengkap semua," kata Ballerina.

Dinas Kesehatan juga menyiapkan posko-posko kesehatan khusus untuk menjamin keselamatan dan kesehatan para pemudik.

Posko-posko tersebut antara lain berada di Kelurahan Karang Joang, Kariangau, dan Taman Baca Manggar. Posko Itu digabung pula dengan anggota kepolisian dan Dishub.

"Artinya begini, kalau ada orang puskesmas di situ, ada dokter, ada bidan, ya kalau umpama ada kecelakaan, pertolongan pertama ya dilaksanakan oleh mereka. Pokoknya lengkap dokter, perawat, supir, dan ambulansnya kalau yang di posko," tutur Ballerina. (*)

***
Perbarui informasi terkini, unik, dan menarik melalui medsos.
Join BBM Channel, invite PIN BBM C003408F9, Like fan page Facebook TribunKaltim.co, follow Twitter @tribunkaltim serta tonton video streaming Youtube TribunKaltim


Penulis: Muhammad Afridho Septian
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved