Vaksin Palsu Beredar

Terkait Vaksin Palsu, Dewan Imbau Dinas Terkait Harus Waspada

Oleh karenanya, dewan berharap instansi terkait tetap waspada kendati kemungkinan masuknya vaksin palsu ke kota Balikpapan sangat kecil.

Terkait Vaksin Palsu, Dewan Imbau Dinas Terkait Harus Waspada
YOUTUBE
Vaksin palsu 

Laporan Wartawan TribunKaltim Muhammad Alidona

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN – Tertangkapnya produsen dan distributor vaksin palsu di beberapa lokasi beberapa waktu lalu, membuat DPRD Kota Balikpapan waswas.

Pasalnya vaksin palsu yang ditemukan tersebut dikhawatirkan dapat juga beredar di Balikpapan.

Oleh karenanya, dewan berharap instansi terkait tetap waspada kendati kemungkinan masuknya vaksin palsu ke kota Balikpapan sangat kecil.

Terlebih lagi selama ini pengedar vaksin palsu hanya mengincar rumah sakit swasta dan praktek swasta.

Wakil Ketua Komisi IV, DPRD Kota Balikpapan, Muhammad Jhon Ismail meminta pemerintah setempat melalui dinas terkait terus melakukan monitoring atau pengawasan terhadap peredaran vaksin palsu.

BACA JUGA: Kapolda Nyatakan Belum Ada Temuan Vaksin Palsu di Kaltim

Upaya ini sebagai langkah preventif terhadap peredaran vaksin palsu agar tidak masuk ke kota Balikpapan.

Menurutnya, kasus vaksin palsu harus menjadi kewaspadaan bersama, meski belum diketemukan vaksin palsu beredar di masyarakat. Jhon Ismail juga meminta agar pemerintah ikut waspada dan ikut melakukan pengawasan ketat.

“Jadi tingkatkan kewaspadaannya, pihak kepolisian dan pihak terkait seperti pihak bandara, pelabuhan itu bisa lebih meningkatkan pengawasan, ketika ada pendatang masuk atau di pelabuhan pelabuhan, barang yang masuk agak lebih ketat pemeriksaan mana tahu dikirim dalam bentuk kemasan apa jangan sampai masuk dulu barang itu ke Balikpapan, “ katanya.

Menurutnya, untuk mencegah masuknya vaksin palsu tersebut perlu keterlibatan semua pihak yakni pemerintah dan masyarakat itu sendiri.

BACA JUGA: Daftar Nama Klinik Penyedia Vaksin Palsu Beredar, BPOM Rilis Lima Daerah Persebaran

Jhon Ismail juga meminta kepada aparat penegak hukum untuk dapat bertindak tegas apabila menemukan adanya indikasi peredaran vaksin palsu tersebut.

Kendati peluang masuk ke kota Balikpapan sangat kecil, namun dengan berkembangnya kota Balikpapan tidak menutup kemungkinan muncul pabrik – pabrik baru yang memalsukan obat atau vaksin oleh orang – orang yang tidak bertanggung jawab.  (*)

***

Perbarui informasi terkini, unik, dan menarik melalui medsos.

Join BBM Channel, invite PIN BBM C003408F9, Like fan page Facebook TribunKaltim.co, follow Twitter @tribunkaltim serta tonton video streaming Youtube TribunKaltim

Penulis: Muhammad Alidona
Editor: Amalia Husnul Arofiati
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved