Idul Fitri

Begini Curahan Hati Petugas Kebersihan di Islamic Center Ketika Shalat Id Usai

biasanya kompleks masjid baru dapat bersih total pada hari kedua lebaran

TribunKaltim/Afridho
Adi saat sedang membersihkan tumpukan koran bekas yang menggunung usai sholat Ied di Masjid Baitul Muttaqien Islamic Center, Samarinda 

Laporan wartawan Tribun Kaltim, Muhammad Afridho Septian

TRIBUNKALTIM.CO,SAMARINDA - Empat tahun sudah Adi disini. Ia datang dari Berau khusus untuk membaktikan dirinya kepada umat muslim di Masjid Baitul Muttaqien Islamic Center Samarinda.

"Tiap hari memang disini, ngepel-ngepel di atas kalau tidak ada acara. Kalau pas lebaran ya begini," ujarnya ketika diwawancarai Tribunkaltim.co.

Saat itu shalat Idul Fitri baru saja tuntas, untuk itu, ia pun segera bergerak membersihkan gunungan sampah koran yang ditinggalkan para jamaah usai menggunakannya sebagai alas sajadah.

baca juga : Periksa Mobil di Gerbang Bandara, Petugas Temukan Puluhan Senjata Tajam

Ternyata, mengurus sampah sedemikian banyak memang memerlukan waktu. Adi menuturkan bahwa biasanya kompleks masjid baru dapat bersih total pada hari kedua lebaran. Untuk itu ia bergantian dengan kawan-kawan petugas kebersihan lainnya.

"Total petugasnya ada sekitar 35 orang. Cuma dibagi dua shift, jadi lebaran hari pertama sama besoknya, kalau tidak selesai hari ini besok dilanjutkan begitu besok kan tidak seberapa ramai," katanya.

Sampah-sampah yang terkumpul tersebut kemudian malamnya diantar ke tempat pembuangan akhir (TPA) menggunakan motor roda tiga yang memiliki bak di belakangnya.

Karena kapasitas yang terbatas, para petugas pun harus bolak-balik agar semua sampah dapat diantar ke TPA.

Rupanya, setelah dipancing, di dalam hatinya Adi sebenarnya ingin agar umat dari agama yang menyetarakan kebersihan dengan keimanan ini memiliki kesadaran tentang sampah.

"Ya kayak apa ya, namanya orang habis sholat mungkin karena tergesa-gesa jadi lupa dia. Kita selaku petugas disini ya mau tidak mau ya ikhlas kerja membersihkan. Sebenarnya tidak ngerepotin sih namanya tanggung jawab kita membersihkannya tapi disini kan ada tong-tong sampahnya kalau bisa ya ditaruh di tong sampah begitu," ungkap Adi.

baca juga : Selama Momen Lebaran Penumpang Bus Hanya Naik 30 Persen

Secara terpisah, Fadli, seorang warga yang ditemui Tribun di Masjid Agung Darussalam di Jalan KH. Abdullah Marisie, mengatakan bahwa Islam itu seharusnya identik dengan kebersihan.

"Setelah sholat Ied seharusnya lokasi sekitar masjid segera dibersihkan seperti semula. Faktanya bekas koran berhamburan mulai halaman parkir masjid raya sampai Citra Niaga berserakan. Pertanyaannya siapa yang bertanggung jawab, apakah panitia, masyarakat, ataukah pemerintah kota," ujar pria yang juga menjadi jamaah sholat Ied di Islamic Center ini.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved