Media Internasional Sebut Orangutan Berada di Ambang Kepunahan

Orangutan dan hiu paus di Kalimantan berada di ambang kepunahan karena faktor ulah manusia

Media Internasional Sebut Orangutan Berada di Ambang Kepunahan
TRIBUN KALTIM/CORNEL DIMAS SATRIO KUSBIANANTO
Kondisi Kunthi berangsur membaik dan siap dikembalikan ke hutan setelah beberapa hari menjalani pemeriksaan dari Tim Centre for Orangutan Protection (COP).Orangutan tersebut saat ini telah dilepasliarkan di Taman Keanekaragaman Hayati, Desa Modang, Doyam Seriam, Kabupaten Paser, Senin (1/2/2016). 

TRIBUNKALTIM.CO - Primata asli kalimantan yakni orang utan kerap diburu dan mendorong spesies ini keluar dari habitat aslinya.

Akibatnya perkembangbiakan spesies ini menjadi lambat dan sangat sulit untuk mengembalikannya seperti semula, ungkap Erik Meijaard.

Orangutan dan hiu paus di Kalimantan berada di ambang kepunahan karena faktor ulah manusia, pihak konservasionis memperingatkan.

Seperti yang diwartakan oleh media Inggris, independent.co.uk, Minggu (10/7/16), Berdasarkan data dari Uni Konservasi Dunia (IUCN).

baca juga : Orangutan Dipindahkan ke Kawasan Konservasi, Pengelola Berupaya Naikkan Jumlah Pengunjung

Menjelaskan jumlah orangutan Borneo telah turun menjadi 100.000 dari 288.500 pada tahun 1973.

Populasi ini diperkirakan akan lebih menyusut menjadi 47.000 pada tahun 2025.

Erik Meijaard, selaku penilai spesies dari IUCN mengungkapkan "ini merupakan pertama kalinya dalam beberapa dekade bahwa kita sudah sangat jelas memahami tentang kecenderungan populasi orangutan Borneo. Sebagai primata, orangutan diburu dan dipaksa keluar dari habitat aslinya, akibatnya perkembang biakan spesies ini menjadi lambat dan sangat sulit untuk mengembalikannya seperti semula." ujarnya.

Selain hilangnya habitat, survei telah menemukan 2.000 - 3.000 orangutan telah dibunuh oleh pemburu atau warga desa setiap tahunnya selama empat dekade terakhir.

baca juga : Yayasan BOS Terima Dua Bayi Orangutan yang Kehilangan Induk

Halaman
12
Penulis: Ayuk Fitri
Editor: Januar Alamijaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved