Pembunuhan Sadis
Tahu Anaknya Jadi Pembunuh, Ibunda Stroke
Keluarga Ijur menolak ditemui dan berkomentar soal kasus pembunuhan yang dilakukan duda berusia 54 tahun itu.
Penulis: Cornel Dimas Satrio Kusbiananto | Editor: Amalia Husnul A
TRIBUNKALTIM.CO - Ibu mana yang tidak syok, kaget dan terluka hatinya apabila mengetahui anak terlihat kasus tindak pidana. Hal ini pula yang dialami ibunda Jurjani alias Ijur, tersangka pelaku pembunuhan Azly.
Tribun Kaltim coba menghampiri keluarga Ijur yang rumahnya terletak di dekat pasar Sangkulirang, Kutai Timur, Senin (18/7/2016).
Tapi keluarganya menolak ditemui dan bekomenar soal kasus pembunuhan yang dilakukan duda berusia 54 tahun itu.
Menurut penuturan warga setempat, ibunda Ijur sangat syok, kaget campur marah mendengar peristiwa itu.
"Ibunya syok, sampai stroke pas tahu Ijur membunuh anaknya Pak Fatur. Sekarang makanya keluarga mereka lagi nggak mau diganggu dan dikaitkan dengan masalah ini,” ungkap seorang keluarga yang tidak bersedia jatidirinya diekspose.
Sementara bagi keluarga korban, tertangkapnya Ijur sedikit melegakan hati dan pikiran keluarga Fathurahman. Ijur selama 10 hari menjadi buronan polisi dan warga lantaran membunuh secara sadistis putri bungsu Fathurrahman, berusia 4 tahun.
BACA JUGA: Tetangga Marah dan Nyaris Bakar Rumah Tersangka Pembunuh dan Pembakar Bocah
Ditemui TribunKaltim.co di kediamannya, Fathurrahman mengucapkan terima kasih kepada pihak yang sudah berusaha mencari. "Alhamdulillah, terima kasih kepada kepolisian dan semua warga yang membantu kami sejak hari pertama pencarian," katanya.
Meski telah menghabisi nyawa anaknya, Faturahman tak menaruh rasa dendam kepada Ijur. Ia hanya berharap Ijur dihukum setimpal dengan perbuatannya.
Faturahman mengaku selama ini hubungannya dengan keluarga Ijur terjaga dengan baik. Bahkan saat pencarian, keluarga Ijur sempat bantu mencar.
"Saya dengan keluarga Ijur ya hubungannya baik. Kami saling menjaga silaturahmi, tidak ada masalah. Bagaimanapun kita satu kampung, jangan sampai merusak kerukunan kampung. Keluarganya Ijur ikut mencari juga. Waktu itu mereka belum tahu pembunuhnya si Ijur," ucapnya.
BACA JUGA: Inilah Tiga Hari Masa Pencarian Azly Hingga Jasad Ditemukan Terbakar
Setelah ditetapkannya Ijur sebagi tersangka, silaturahmi keluarga Faturahman dan Ijur pun tak luntur.
Keluarga ijur yang diwakili kakak iparnya, Taufik dan adik kandungnya, Yakub mengucapkan permohonan maaf sekaligus belasungkawa di rumah Faturahman. Kedatangan mereka disambut baik keluarga Faturahman.
Menurutnya, keluarga Ijur mendukung sepenuhnya hukuman yang berlaku. Namun mereka meminta agar warga Sangkulirang tidak mengaitkan pembunuhan tersebut dengan keluarga Ijur.
"Mereka juga mengungkapkan belasungkawa dan berharap hukuman yang setimpal. Keluarga mereka niat baik minta maaf dan mendukung kasus ini. Tapi jangan sampai dilibatkan dan dikaitkan dengan kasus pembunuhan ini," ucapnya. (*)
***
Perbarui informasi terkini, unik, dan menarik melalui medsos.
Join BBM Channel, invite PIN BBM C003408F9, Like fan page Facebook TribunKaltim.co, follow Twitter @tribunkaltim serta tonton video streaming Youtube TribunKaltim
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/polisi-mengamankan-ijur-alias-jurjani_20160717_122053.jpg)