Jumat, 10 April 2026

Pascapentupan Lokalisasi, PSK Justru Menyebar ke Tempat-tempat Ini

Karena diyakinkan semua sudah siap, akhirnya penutupan lokalisasi dilakukan serentak.

Penulis: Rafan Dwinanto |
TRIBUN KALTIM/SITI ZUBAIDAH
Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak dan Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa tiba di Lokalisasi Bayur, Rabu (1/6/2016). 

Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Rafan A Dwinanto

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Dampak penutupan lokalisasi serentak di Kaltim, awal Juni lalu, kini mulai terlihat.

Para Pekerja Seks Komersil (PSK) yang kehilangan tempat mencari nafkah, kini mulai menyasar masuk kota.

"Ada di kos, di homestay, hotel melati, dan tempat lain. Ini dari informasi yang saya terima," kata Laila Fatihah, Sekretaris Komisi IV DPRD Samarinda, Jumat (22/7/2016).

Laila mengaku sudah memperingatkan mengenai dampak masuknya PSK ke kota ini, sebelum penutupan lokalisasi dilakukan.

(Baca juga: Usai Shalat Jumat, Tim SAR Siap Menyelam Cari Pelajar SMK yang Tenggelam)

"Saya sepakat dengan penutupan lokalisasi. Hanya saja, saat itu saya melihat kita ini belum siap. PSK belum diberi pembekalan, jaminan hidup belum diberikan, dan lainnya," kata Laila.

Karena diyakinkan semua sudah siap, akhirnya penutupan lokalisasi dilakukan serentak.

"Waktu itu ya kita serahkan saja ke gubernur jika memang merasa siap," katanya lagi.

Akibatnya, kini persoalan baru yang lebih pelik harus dihadapi pemerintah.

"Kalau di lokalisasi tentu lebih mudah mengawasi. Tapi kalau tersebar dan tersembunyi begini kan lebih sulit," sesalnya. (*)

***

Perbarui informasi terkini, unik, dan menarik melalui medsos.

Join BBM Channel, invite PIN BBM C003408F9, Like fan page Facebook TribunKaltim.co, follow Twitter @tribunkaltim serta tonton video streaming Youtube TribunKaltim


Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved