Ini Penyebab Kelangkaan BBM dalam Beberapa Hari Terakhir

Indra berharap, petugas SPBU lebih mengutamakan masyarakat umum yang bukan pengetap yang hendak mengisi BBM.

Ini Penyebab Kelangkaan BBM dalam Beberapa Hari Terakhir
TRIBUN KALTIM/GEAFRY NECOLSEN
Antrean di sejumlah SPBU kembali terjadi, penyebabnya ada kendala teknis dari kapal pengangkut BBM sehingga terjadi keterlambatan distribusi ke jobber dan SPBU. 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB - Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), kembali terjadi.

Akibatnya, antrean panjang di sejumlah SPBU tak terhindarkan. Kondisi ini menjadi keluhan masyarakat Kabupaten Berau, terlebih lagi, masyarakat menilai para pengantre BBM di seluruh SPBU mayoritas adalah para pengetap.

“Pengetap gampang dikenali kok, masa petugas SPBU tidak tahu, setiap hari mereka temui, malah mereka sering bercanda di tengah antrean panjang,” ujar Kosasih, warga yang mengantre di SPBU Bujangga, Senin (25/7/2016). Keluhan yang sama juga dilontarkan Indra Lembong, pengendara yang mengantre di SPBU Sambaliung.

Indra berharap, petugas SPBU lebih mengutamakan masyarakat umum yang bukan pengetap yang hendak mengisi BBM.

Baca: Harusnya Kabupaten Ini Tak Bakal Ada Kelangkaan BBM dan Gas

“Antreannya panjang, semua pakai motor Suzuki Thunder. Sementara kami yang mau isi 3 atau 4 liter saja harus antre panjang. Memang kita harus budayakan antre, tapi kalau yang antre semuanya pengetap, sehari bisa isi bensin (premium) berkali-kali, rasanya waktu kami terbuang cuma-cuma,” ujarnya.

Dikonfirmasi secara terpisah, Bagian Pemasaran Pertamina MOR VI Kalimantan, bagian operasional Kalimantan Utara, dan Berau, Benny Hutagaol membenarkan, jika pasokan BBM ke jobber mengalami penurunan.

“Memang ada sedikit keterlambatan, karena ada kendala teknis,” ujarnya tanpa menyebutkan secara detil kendala teknis yang dimaksud.

Baca: Strategi Pertamina Pastikan Suplai BBM Aman Saat Arus Balik

Akibatnya, kata Benny, kapal pengangkut BBM yangmestinya tiba di Berau pada hari Senin lalu, terpaksa tertunda dan diperkirakan tiba di Kabupaten Berau pada hari Rabu (27/7/2016) nanti. (*)

***

Perbarui informasi terkini, unik, dan menarik melalui medsos.

Join BBM Channel, invite PIN BBM C003408F9, Like fan page Facebook TribunKaltim.co, follow Twitter @tribunkaltim serta tonton video streaming Youtube TribunKaltim

Penulis: Geafry Necolsen
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved