Ternyata Ini Alasan Mengapa Patung Manusia Klasik Selalu Memiliki Penis Kecil

Pergilah ke setiap museum dengan patung-patung Yunani atau Romawi dan Anda akan melihat kecenderungan yang sama.

Ternyata Ini Alasan Mengapa Patung Manusia Klasik Selalu Memiliki Penis Kecil
net
Patung David di Piazza Della Signoria, Florence, Italia. 

TRIBUNKALTIM.CO -- Salah satu karya seni paling ikonik sepanjang masa adalah patung David di Piazza Della Signoria, Florence, Italia. 

Patung ini diukir oleh Michelangelo antara 1501 dan 1504, dibuat menyerupai sosok Alkitab yang terkenal membantai raksasa Goliat.

Patung itu sendiri sangat besar, berdiri dengan tinggi 5,2 meter, tapi ada satu hal yang sering diperhatikan para pengunjung dari patung ini: dia memiliki penis yang kecil.

Hal yang terasa janggal? Tidak juga jika kita melihat beberapa patung yang lain. Pergilah ke setiap museum dengan patung-patung Yunani atau Romawi dan Anda akan melihat kecenderungan yang sama.

Ternyata ada alasan yang sangat bagus untuk ini.

Sejarawan seni Ellen Oredsson membagikan penjelasan terkait hal ini di situs web-nya How To Talk About Art History - dan itu cukup mengejutkan.

Dia menjawab pertanyaan yang dikirimkan oleh pembaca, yang bertanya mengapa semua patung 'punya penis kecil’ dan berpikir itu mungkin seperti sebuah pertanyaan konyol.

Ellen mengatakan 'tidak ada pertanyaan terlalu konyol' untuk blog-nya dan menunjukkan bahwa jawabannya adalah benar-benar menarik.

Dia menjelaskan bahwa pertama, mereka 'selalu lembek' dan, jika dibandingkan dengan kehidupan nyata, perbedaan ukuran penis tidaklah terlalu jelas.

Halaman
12
Editor: Syaiful Syafar
Sumber: Intisari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved