21 Agustus 117 Calhaj Berangkat ke Tanah Suci

Pasalnya saat menabung untuk naik haji, ia tidak mengetahui secara pasti kapan keberangkatan dirinya bersama istri, sebab waktu itu ia melihat banyak

21 Agustus 117 Calhaj Berangkat ke Tanah Suci
HO
Para calon jamaah haji sedang melaksanakan manasik haji. Minat masyarakat untuk menunaikan ibadah haji di PPU cukup tinggi bahkan daftar tunggu mencapai 2.500 orang 

TRIBUNKALTIM.CO, TARAKAN - Sebanyak 117 calon haji (Calhaj), termasuk 2 petugas kesehatan Kota Tarakan Provinsi Kaltara dijadwalkan akan berangkat ke tanah suci, 21 Agustus mendatang. 

Calhaj Tarakan termasuk dalam kloter 9 bergabung dengan beberapa daerah dari Kaltara dan Kaltim.

"Insyallah jamaah kita akan berangkat 21 Agustus dari Tarakan ke Embarkasi Sepinggan di Balikpapan dan 22 Agustus dari Embarkasi Sepinggan Balikpapan langsung menuju Madinah. Calhaj kita akan bergabung dengan Nunukan, Malinau, Bulungan, Tana Tidung dan Paser," ucap Kepala Kantor Kementerian Agam Imam Muktar, Jumat (29/7/2016)
Imam mengatakan, sejauh ini calhaj Tarakan telah melaksanakan manasik haji dan sebagian jamaah telah diberikan vaksin meganitis oleh Dinas Kesehatan Tarakan.

"Alhamdulillah sejauh ini calhaj kita dalam keadaan sehat dan kita berharap pada saat keberangkatan pun tetap sehat," katanya.

Menurut Imam, usia calhaj Tarakan yang berangkat tahun ini lebih banyak usia lanjut, karena usia lanjut lebih diutamakan keberangkatannya. "Tertinggi usia 84 tahun dan paling muda usia 29 tahun. Tentunya jemaah kita  yang mempunyai riwayat penyakit akan diawasi petugas kesehatan," ujarnya.        

Ridwan, satu calhaj yang tahun ini akan berangkat ke tanah suci merasa sangat bersyukur, akhirnya ia bersama istrinya dapat berangkat tahun ini, setelah 10 tahun menabung. "Alhamdulillah saya dan istri dapat kursi untuk berangkat haji tahun ini. Mudah-mudahan perjalanan haji saya ini berjalan lancar," ujarnya.

Warga Kampung Satu ini mengatakan, ia tidak menyangka, bahwa ia bersama istrinya dapat secepatnya berangkat haji. Pasalnya saat menabung untuk naik haji, ia tidak mengetahui secara pasti kapan keberangkatan dirinya bersama istri, sebab waktu itu ia melihat banyak sekali yang masuk daftar tunggu.

"Waktu itu tahun 2007 saya menyetor tabungan haji bersama istri masing-masing Rp 20 juta. Kami langsung tabung Rp 20 juta, tapi kami tetap termasuk daftar tunggu. Namun kami berdoa terus kepada Allah agar secepatnya berangkat Alhamdulillah doa saya dan istri terkabul. Sebab saya dengar kalau tahun ini mendaftar haji, nanti berangkatnya menunggu sampai belasan tahun," ujarnya. (jnh)

***

Perbarui informasi terkini, unik, dan menarik melalui medsos.

Join BBM Channel, invite PIN BBM C003408F9, Like fan page Facebook TribunKaltim.co, follow Twitter @tribunkaltim serta tonton video streaming Youtube TribunKaltim

Penulis: Junisah
Editor: Ahmad Bayasut
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved