Minggu, 3 Mei 2026

Lingkungan

Kamera Pengintai Rekam Keberadaan Macan Tutul Jawa di Kaki Gunung Kukusan

"Ada petugas menemukan melintas di Blok Ireng-ireng, dari Ranupani ke Senduro. Tapi tidak sempat memotret," ucapnya.

Tayang:
CIFOR
Macan tutul jawa (Panthera pardus melas) terekam oleh kamera jebakan di Taman Nasional Gunung Halimun Salak, Jawa Barat, 1 November 2012. 

TRIBUNKALTIM.CO, MALANG - Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) kembali menemukan keberadaan macan tutul jawa atau Panthera pardus melas setelah kamera pengintai yang dipasang oleh Pengendali Ekosistem Hutan (PEH) TNBTS menangkap keberadaan hewan yang populasinya mulai kritis itu.

Kepala BB TNBTS John Kennedie mengatakan, kamera trap atau kamera pengintai tersebut dipasang pada 6 Juni 2016 lalu.

Ada delapan unit kamera yang dipasang di berbagai titik di kaki Gunung Kukusan Resort PTN Coban Trisula. Kemudian pada tanggal 28 Juli 2016, kamera tersebut diambil. Hasilnya, dua kamera, yakni kamera satu dan lima menangkap adanya macan tutul jawa.

"Terpantau di dua lokasi," katanya saat dihubungi, Sabtu (30/7/2016).

Baca: Ironis, Macan Tutul Amazon yang jadi Maskot Olimpiade Ditembak Mati Setelah Upacara Pembukaan

Sebelumnya, John menyebutkan, ada seorang petugas TNBTS juga menemukan keberadaan hewan tersebut di Blok Ireng-ireng atau Kaki Gunung Semeru. Sayang, petugas yang melihat hewan tersebut tidak sempat mengambil gambarnya.

"Ada petugas menemukan melintas di Blok Ireng-ireng, dari Ranupani ke Senduro. Tapi tidak sempat memotret," ucapnya.

Kemudian, beberapa tahun yang lalu, tim dari Universitas Mulawarman juga pernah menjumpai macan tutul pada kamera trap yang dipasang di Blok Ireng-ireng yang lokasinya berjauhan dengan Resort Coban Trisula.

Selanjutnya, pihak TNBTS berencana akan memasang lagi kamera trap di titik yang berbada.

Diyakini, keberadaan macan tutul Jawa itu masih ada di titik lain, terutama di titik-titik yang kondisi hutannya masih terjaga.

"Nanti kami pasang kamera lagi," ungkapnya.

Baca: Aksi Tarian Macan Tutul Betina Merayu si Jantan

Namun belum diketahui jumlah populasi macan tutul jawa yang hidup di kawasan TNBTS itu.

"Kami masih inventarisasi jumlahnya yang ada di kawasan TNBTS," ungkapnya. (Andi Hartik)

***

Perbarui informasi terkini, unik, dan menarik melalui medsos.

Join BBM Channel, invite PIN BBM C003408F9, Like fan page Facebook TribunKaltim.co, follow Twitter @tribunkaltim serta tonton video streaming Youtube TribunKaltim

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved