Ternyata Ini Dia Penyebab Gempa di Tarakan
“Masyarakat tidak perlu cemas dan tetap melakukan aktivitas seperti biasa,” katanya.
Penulis: Doan E Pardede |
Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Doan Pardede
TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Sesar aktif menjadi pemicu terjadinya gempa di Kota Tarakan pada, Minggu (31/7/2016) malam.
Data pada Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Tanjung Selor, Senin (1/8/2016) menunjukkan, gempa terjadi sekitar pukul 18.04,27, 19.08,40, 19.31,05, 20.22,00 Wita dengan kekuatan 2 - 2,5 SR (Skala Richter).
Forecaster BMKG Tanjung Selor, Hatta Rachim, menjelaskan, terjadinya gempa ini disebabkan oleh aktivitas sesar-sesar (patahan) aktif yang ada di Kota Tarakan.
“Namun energinya sangat kecil sekali,” katanya.
Dia juga mengimbau agar masyarakat tidak perlu cemas atas kejadian tersebut.
(Baca juga: Sepanjang 378,55 Kilometer Batas Wilayah di Tiga Segmen Belum Disepakati)
Gempa kecil seperti ini menurutnya memang akan kerap terjadi karena Indonesia memang dikelilingi sesar-sesar aktif.
“Masyarakat tidak perlu cemas dan tetap melakukan aktivitas seperti biasa,” katanya.
Belum lama ini diberitakan, adanya anggapan bahwa pulau Kalimantan relatif aman dari bencana gempa bumi dan tsunami, kembali terbantahkan.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BPNP) memastikan, gempa bumi dan tsunami masih menjadi ancaman di Kalimantan, khususnya Kabupaten Bulungan.
Potensi bencana di wilayah Bulungan menurut Indeks Risiko Bencana Multi Ancaman per Kabupaten/Kota tahun 2013, juga termasuk dalam kelas risiko tinggi dengan total skor 184. Untuk gempa bumi memperoleh skor 11 dan tsunami memperoleh skor 16.
Total skor 184 itu disumbang beberapa potensi ancaman bencana yakni tanah longsor, banjir, gelombang ekstrem dan abrasi, kebakaran lahan dan hutan, kekeringan, gempa bumi, tsunami, dan cuaca esktrem.
”Di antara jenis-jenis bencana tersebut, Kabupaten Bulungan memiiki kerawanan bencana antara lain tanah longsor, angin puting beliung, kebakaran, gempa bumi, tsunami, dan abrasi pantai,” kata Bupati Bulungan, Sudjati, belum lama ini. (*)
***
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/ilustrasi-gempa-bumi_20151221_144228.jpg)