Awas Demam Berdarah Dengue

Jumlah Penderita Tambah, Dinkes Lakukan Fogging Sesuai Indikasi Bukan Berdasar Permintaan

Selain itu ia mengimbau masyarakat untuk lebih inovatif dalam menghalau penyebaran virus DBD ini.

Jumlah Penderita Tambah, Dinkes Lakukan Fogging Sesuai Indikasi Bukan Berdasar Permintaan
tribunkaltim.co/muhammad alidona
Warga kompleks Perumahan HER 2 urunan untuk melakukan fogging mandiri tanpa menunggu Pemerintah. Lantaran daftar antrean fogging di Kelurahan maupun Dinas Kesehatan panjang. 

Laporan wartawan Tribun Kaltim, Muhammad Afridho Septian

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Menurut informasi yang diungkapkan oleh Balerina, Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, diketahui saat ini jumlah penderita demam berdarah dengue (DBD) di Balikpapan masih terus meningkat.

Balerina mengungkapkan, sampai Senin (8/8) kemarin sudah terdapat 2.776 kasus dengan jumlah kematian bertambah satu menjadi 18 orang.

"Saya baru dapat kabarnya hari ini (kemarin), terakhir meninggal balita usia 7 bulan. Ini baru dikasih tahu Bu Vonny (Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan). Tempat tinggalnya di daerah Mekar Sari," ujarnya.

Balerina menambahkan, penanganan penyakit endemik ini masih tetap sama yaitu dengan melibatkan peran serta langsung masyarakat Balikpapan dalam melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) di lapangan serta melakukan fogging.

BACA JUGA: Usulan Menarik di RPJMD Kandas karena Keterbatasan Listrik

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa aktivitas jumantik atau juru pemantau jentik masih terus digalakkan dengan melakukan kunjungan ke rumah-rumah warga di tiap RT yang ada di Balikpapan.

"Di kantor saya setiap bulan satu kali kita mengadakan coffee morning dengan puskesmas. Ya semua yang beruhubungan dengan permasalah itu kita bicarakan," ujarnya.

Selain itu ia mengimbau masyarakat untuk lebih inovatif dalam menghalau penyebaran virus DBD ini.

Semisal, ia mencontohkan apabila ada masyarakat yang mempunyai wadah penampungan air yang besar dan tak sanggup menggunakan abate, maka mereka dipersilakan untuk menutup tempat tersebut dengan menggunakan jala nyamuk.

Halaman
123
Penulis: Muhammad Afridho Septian
Editor: Amalia Husnul Arofiati
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved