Kesehatan

Benarkah Tubuh Rentan Terkena Infeksi pada Pagi Hari?

Riset baru mengungkapkan, waktu-waktu ketika infeksi dimulai berperan penting menentukan keparahan sebuah penyakit.

Benarkah Tubuh Rentan Terkena Infeksi pada Pagi Hari?
Thinkstock
Ilustrasi 

TRIBUNKALTIM.CO -- Ada banyak mitos yang mengatakan hal-hal yang membuat kita sakit, misalnya pergi keluar saat suhu dingin.

Riset baru mengungkapkan, waktu-waktu ketika infeksi dimulai berperan penting menentukan keparahan sebuah penyakit.

Periset menemukan bahwa tikus yang terinfeksi virus pada pagi hari, virus tersebut memperbanyak diri di dalam sel lebih banyak dibandingkan tikus yang terinfeksi virus yang sama pada waktu belakangan. (Virus menyebar lewat tubuh setelah mereka memperbanyak diri di dalam sel).

Perbedaan jumlah virus itu terjadi karena ritme sirkadian atau jam biologis tikus. Demikian menurut studi yang diterbitkan di Journal Proceedings of the National Academy of Sciences.

Peneliti mencatat dalam jurnal tersebut, ketika kita tidur dan bangun, ritme sirkadian membantu mengatur beberapa aspek dari sistem kekebalan tubuh.

Baca: Mau Jarang Sakit? Ini 8 Rahasia yang Bisa Bikin Anda Bugar Terus

Karena studi masih dilakukan pada tikus, bukan pada manusia, masih belum jelas apakah hasilnya juga akan demikian pada manusia.

Tentu saja sistem kekebalan tubuh mengalami perbaikan pada saat fase istirahat dalam ritme sirkadian dan sangat kuat melawan patogen pada saat fase aktif.

Dalam eksperimen tersebut, periset menginfeksi tikus normal dengan virus herpes. Kemudian mereka mengukur perbanyakan virus di dalam sel hewan tersebut. Tikus itu punya jadwal 24 jam, 12 jam siang hari dan 12 jam malam hari.

Mereka menemukan perbanyakan virus 10 kali lebih besar pada tikus yang terinfeksi virus di "waktu matahari terbit" dibandingkan dengan virus yang menginfeksi jam 10 di siang hari.

Halaman
12
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved