Berita Eksklusif

Kisah Unik dari Perbatasan Indonesia, Ayam pun Naik Helikopter

Ia di dapur, menggoreng makanan di dalam kuali. Ia memasak di atas tungku batu, menggunakan bahan bakar kayu. Namanya Prajurit Satu Erwan.

Kisah Unik dari Perbatasan Indonesia, Ayam pun Naik Helikopter
TRIBUN KALTIM/DOMU D AMBARITA
Helikopter Bel 412 milik TNI AD menjadi alat angkutan utama pengiriman logistik ke pos-pos perbatasan Indonesia-Malaysia. FOto diambil di Apauping, Malinau, Rabu (24/8/2016). 

TRIBUNKALTIM.CO, MALINAU - Seorang lelaki muda, rambut pendek-cepak. Mengenakan seragam militer, loreng hijau.

Ia di dapur, menggoreng makanan di dalam kuali. Ia memasak di atas tungku batu, menggunakan bahan bakar kayu. Namanya Prajurit Satu Erwan.

Pagi itu, Erwan sibuk di dapur, karena mendapat giliran atau jadwal memasak. Saban hari, dua orang prajurit bertugas menghidangkan makanan kepada teman-temannya, sesama anggota tentara yang berjaga di pos perbatasan.

"Semua harus bisa memasak," kata Erwan, prajurit dari batalyion 713/Sataytama, Gorontalo.

Rata-rata satu pos dijaga 13 - 15 prajurit.

Baca: Buka Keterisolasian Warga Desa, Pemkab Malinau Bangun Jalan 1.000 Km

Pagi itu dia tetap memasak kendati mendapat kunjungan Panglima Operasi Pengamanan Perbatasan Indonesia - Malaysia sekaligus Pangdam Vi/Mulawarman, Mayjen Johny L Tobing yang didampingi Asisten Operasinal Kodam Kolonel Infanteri Andi Gunawan.

"Terima kasih ya, saya sudah cicipi masakannya, enak. Dari mana itu dapat pisangnya," ujar Johny usai mencicipi pisang goreng.

Perwira yang menjabat Komandan Pos Pengamanan Bahsiok, Desa Long Pupung, Krayan Selatan, Kabupaten Nunukan Letnan Dua Anwar menjabat, "Siap Panglima. Diberikan warga masyarakat," kata pria asal Palu, Sulawesi Tengah.

Panglima kemudian bertanya tentang cara mendapatkan makanan bagi prajurit. Anwar menjawab, selain mengandalkan pasokan yang dikirim melalui helikopter sekali sebulan, mereka juga berkomunikasi dengan warga.

Halaman
123
Penulis: Domu D.Ambarita
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved