Mengapa Karet Ban Rata-rata Berwarna Hitam?

tetap ada beberapa produsen ban yang sempat membuatnya dengan warna lain. Namun nyatanya, mereka segera memproduksi kembali ban dengan warna hitam.

Mengapa Karet Ban Rata-rata Berwarna Hitam?
Ilustrasi 

TRIBUNKALTIM.CO -- Hampir seluruh karet ban yang diproduksi di seluruh dunia memiliki warna hitam pekat.

Sebagian besar? Tentu saja, karena tetap ada beberapa produsen ban yang sempat membuatnya dengan warna lain. Namun nyatanya, mereka segera memproduksi kembali ban dengan warna hitam. Kira- kira mengapa demikian?

Ternyata, warna hitam yang terdapat pada ban ini berasal dari bubuk karbon hitam yang dicampurkan dengan bahan dasar ban itu sendiri, yakni karet. Pertanyaannya sekarang, kenapa sih harus karbon hitam?

Seperti yang kita tahu, bagian dari kendaraan yang bergesekan secara langsung dan berkala dengan aspal adalah ban.

Karet tidak memiliki tekstur kekerasan yang dibutuhkan oleh sebuah ban, dan kurang mampu dalam menahan panas yang ditimbulkan akibat gesekan antara ban dengan aspal.

Untuk itulah perlu adanya campuran bahan lain untuk memberikan perlindungan ekstra pada ban.

BACA JUGA: Inilah Perbedaan Ban Tubeless dengan Ban Biasa

Karbon hitam setelah dicampurkan dengan karet, ternyata mampu untuk membuat tekstur ban menjadi lebih keras, menambah daya tahan terhadap abrasi karena adanya gesekan antara ban dengan aspal, selain itu juga dapat menyerap dan mengonversi sinar UV menjadi panas sehingga dapat menguap dengan cepat.

Hasilnya, ban akan menjadi lebih awet. Karena itulah, karbon hitam dipilih sebagai campuran untuk membuat karet ban.

Apakah Anda pernah melihat ban dengan warna lain selain hitam?

Halaman
12
Editor: Syaiful Syafar
Sumber: Intisari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved