Daerah sedang Defisit Anggaran, Kalau Tunjangan Naik, Apa Kata Dunia?

Meski Presiden Jokowi sudah menjanjikan akan menaikan pendapatan anggota DPRD, bukan berarti tidak memikirkan kepentingan konstituen dan masyarakat

Daerah sedang Defisit Anggaran, Kalau Tunjangan Naik, Apa Kata Dunia?
tribunkaltim.co/budhi hartono
Samsun, Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kaltim 

Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Budhi Hartono

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Meski Presiden Joko Widodo sudah menjanjikan akan menaikan pendapatan anggota DPRD, bukan berarti tidak memikirkan kepentingan konstituen dan masyarakat.

Apalagi, situasi keuangan di Provinsi Kaltim sedang defisit dan memerlukan efesiensi penggunaan dan pengelolaan keuangan daerah. Ini dikatakan Bendahara Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kaltim, Samsun.

"Ini kabar yang postif. Tetapi, bagaimana dengan kondisi daerah yang sedang defisit? Apa kata dunia?" ucap Samsun, anggota Komisi III DPRD Kaltim, kepada Tribun, Minggu (4/9/2016).

Menurut Samsun, meski sudah dijanjikan Presiden Jokowi, bukan berarti Samsun menyikapi kabar tersebut dengan suka cita.

Melainkan, bagaimana mengatasi kondisi defisit keuangan saat ini dan memenuhi kebutuhan masyarakat dari segi infrastruktur dan transportasi, energi serta air bersih.

BACA JUGA: Ketua Fraksi PKB: Wajar Pendapatan Anggota Dewan Naik, Pemprov Sudah Duluan Naik di TTP

"‎Kan sudah disampaikan Presiden. Kenaikan tunjangan, menyesuaikan keuangan daerah. Kalau keuangan daerah defisit, mau dipaksakan? Kan tidak mungkin," ucap Samsun.

Kendati demikian, meski Rancangan Peraturan Pemerintah usulan kenaikan tunjangan anggota DPRD tinggal diteken Presiden Jokowi, DPRD Kaltim yang pernah mengajukan kenaikan tunjangan, terpaksa dibatalkan.

"Seperti kendaraan dinas anggota Dewan. Itu sudah dibatalkan. Dan beberapa usulan tunjangan seperti komunikasi, rumah, ditunda. Itu saja ditunda, karena anggarannya defisit. Bagaimana dengan kenaikan tunjangan yang disetujui pemerintah pusat, kembali dengan kemampuan keuangan. Kalau keuangan tidak cukup mampu, yang ditunda lagi," paparnya.(*)

***

Baca berita unik, menarik, eksklusif dan lengkap di Harian Pagi TRIBUN KALTIM

Perbarui informasi terkini, klik  www.TribunKaltim.co

Dan bergabunglah dengan medsos:

Join BBM Channel - PIN BBM C003408F9, Like fan page Facebook TribunKaltim.co,  follow Twitter @tribunkaltim serta tonton video streaming Youtube TribunKaltim

Penulis: Budhi Hartono
Editor: Amalia Husnul Arofiati
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved