Mancanegara

Sempat Menjadi Korban Bom Amerika, Kisah Miris Yei Gambarkan Kekejaman Perang di Laos

Sebuah bom yang menimpanya mengakibatkan robekan menganga di salah satu kelopak matanya, bibir atas dan telinga.

Sempat Menjadi Korban Bom Amerika, Kisah Miris Yei Gambarkan Kekejaman Perang di Laos
CNN
Yei Yang, korban ledakan bom Amerika yang menggempur Laos lebih dari 40 tahun yang lalu. Insiden tersebut membuatnya malu dengan kondisi fisiknya dan takut untuk bertemu teman-temannya. 

TRIBUNKALTIM.CO --  Perkenalkanlah Yei Yang, korban ledakan bom Amerika yang menggempur Laos lebih dari 40 tahun yang lalu.

Selama dua tahun usai insiden yang menimpanya, Yang menolak untuk keluar rumah lantaran malu dengan kondisi fisiknya.

"Saya tidak bisa pergi bertani, dan tidak bisa juga bertemu dengan kawan-kawan saya khawatir mereka akan takut melihat wujud saya," ujar Yang.

Saat itu merupakan masa yang terberat bagi Yang, bahkan saking putus asanya pria ini ingin mati saja.

Bom-bom yang tersebar bagaikan sampah di desanya di provinsi Xieng Khoung, Laos terjadi ketika Yang berusia 22 tahun.

Baca: Amerika Serikat Tawarkan Bantuan ke Presiden Duterte, Selidiki Ledakan Bom Davao

Sebuah bom yang menimpanya mengakibatkan robekan menganga di salah satu kelopak matanya, bibir atas dan telinga. Selain itu salah satu lengannya harus diamputasi dan meninggalkan luka bakar parah di bagian pinggang ke atas.

"Saya ingat kejadian ini terjadi saat saya sedang membakar sampah, sejak ledakan tersebut mengenaiku, saya sudah tidak sadarkan diri selama dua pekan. Ketika terbangun rasanya sakit sekali, di sekujur tubuh saya. Bajkan hingga kini saya masih merasakan sakitnya," ungkap Yang.

Dilansir melalui laman CNN, Selasa (6/9/2016), terdapat 80 juta bom yang belum meledak yang tersebar pelosok Vietnam.

Bom-bom mematikan ini merupakan warisan dari "perang rahasia" yang dilakukan oleh kubu Amerika Serikat di Laos.

Halaman
123
Penulis: Ayuk Fitri
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved