Idul Adha

Hasan Berbisnis Jualan Sapi karena Minder Kerja di Perusahaan

Menurut Hasan, tahun ini saja dia hanya berani menjual sapi 150 ekor, sementara tahun lalu Hasan menjual sapi 169 ekor.

TRIBUN KALTIM/ARIDJWANA
Penjualan sapi di daerah Kampung Timur, Jalan Indrakilla, Balikpapan Utara. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Hari raya Idul Adha sebentar lagi. Beberapa warga mulai membeli hewan kurban di tempat penjualan hewan kurban dadakan yang tersebar di sejumlah lokasi keramaian Kota Balikpapan.

Momen ini pun dimanfaatkan pedagang dan sebagian masyarakat mencari keberuntungan dengan mendatangkan hewan kurban dari luar Kaltim.

Satu di antaranya, Rusli Mandang, warga Balikpapan yang siang kemarin datang bersama istri dan cucunya ke tempat penjualan sapi kurban di kawasan Kampung Timur, Jalan Indrakilla, Gunung Samarinda Baru, Balikpapan Utara, Jumat (9/9/2016).

Begitu turun dari mobil MPV warna putih, Rusli langsung masuk ke tenda beratap terpal biru yang difungsikan sebagai kandang sapi.

"Mau sapi yang sedang-sedang saja. Yang penting bagus. Sehat," tuturnya dibimbing Hasan Lantu, sang pemilik sapi.

Baca: Jokowi Beli Sapi Limosin Seberat 1 Ton untuk Kurban di Masjid Islamic Centre

Itulah kesibukan Hasan melayani pembeli. Menurut dia, menjelang Idul Adha para pembeli mulai ramai datang ke lapak jualannya. Jika dibandingkan tahun lalu, Hasan merasakan ada perbedaan.

"Kalau saya bandingkan dengan tahun lalu jauh lebih ramai. Tahun ini sepi," ungkapnya.

Kenyataan itu terjadi disebabkan perekonomian di Kalimantan Timur sedang lesu setelah industri pertambangan mulai berguguran. Adanya fenomana pengurangan tenaga kerja, turunnya anggaran daerah membuat daya beli masyarakat turun.

Menurut Hasan, tahun ini saja dia hanya berani menjual sapi 150 ekor, sementara tahun lalu Hasan menjual sapi 169 ekor.

Halaman
123
Penulis: Budi Susilo
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved