Breaking News:

Tak Perlu Sekolah, Begini Asyiknya Pasutri Ini Mendidik Kedua Anaknya

Pasutri ini lebih memilih mengajak putra mereka belajar secara langsung saat melakukan petualangan keliling dunia.

Mirror/Tim Wood/Barcroft Images
Paul (39) dan Caroline (35) bersama dengan kedua buah hatinya, Henry serta Winston King 

TRIBUNKALTIM.CO - Pasangan suami istri (Pasutri) berasal dari Cambridge, Inggris ini mereka memiliki cara tersendiri dalam mendidik anak yang berbeda dari orang kebanyakan.

Perkenalkanlah Paul (39) dan Caroline (35) pasutri ini telah mengadopsi cara yang terbilang unik dan kontroversial dalam mendidik kedua buah hatinya.


Paul dan Caroline King. (Mirror/Tim Wood/Barcroft Images)

Mereka memilih tidak menyekolahkan dua putranya yakni Winston dan Henry di sekolah pada umumnya. Pasutri ini lebih memilih mengajak putra mereka belajar secara langsung saat melakukan petualangan keliling dunia.

Menurut keterangan dari pasutri ini mereka menyebut metode ini dengan sebutan 'unschooling global'.


Kiri: Caroline King menggendong anaknya, Winston saat ski di Swedia. Kanan: Paul, Caroline, Winston dan Henry King di sebuah pantai di Maldives. (Mirror/Tim Wood/Barcroft Images)

Metode yang mereka terpakan yaitu kedua putranya tidak dituntut untuk pergi ke sekolah, tidak ada belajar ada pelajaran mengeja ataupun membaca buku di sekolah yang terkesan menjenuhkan.

Sekolah-sekolah yang telah mereka kunjungi rata-rata baru mengajari membaca para murid ketika usia 7 tahun. Sedangkan pasutri ini mengaku telah mengajari putra mereka membaca sejak masih berusia satu tahun.


Kiri: Winston dan Henry King memegang bayi buaya di Everglades, Florida. Kanan: Henry King mengeluarkan kepalanya saat berada di kapal menyusuri sungai di Kerala, India. (Mirror/Barcroft Images)

Maka dari itu kedua pasangan ini telah mengajak putra mereka mengunjungi 20 negara yang berbeda sebagai media pembelajaran.

Paul dan Caroline meyakini jika anak mereka lebih cerdas daripada anak-anak berusia enam tahun lainnya yang menuntut ilmu di sekolahan.


Paul dan Caroline King bekerja dengan laptop mereka di sebuah pantai di Koh Samui, Thailand sementara kedua anak mereka, Winston dan Henry bermain di pasir. (Mirror/Barcroft Images)

"Kami punya kesimpulan, tidak pantas bagi anak-anak kami dipaksa untuk pergi ke sekolah ketika mereka sendiri enggan untuk melakukan hal ini," ujar Caroline dikutip melalui laman Mirror, Minggu (18/9/16).

Sebagai modal untuk melakukan petualangan, pasutri ini memutuskan menjual rumah dan segala harta benda yang miliki seharga £280.000 atau sekitar 4 miliar rupiah demi memberikan edukasi terbaik bagi putra mereka.


Henry King memegang cumi-cumi di sebuah pantai di Maldives. (Mirror/Barcroft Images)
Halaman
12
Penulis: Ayuk Fitri
Editor: Amalia Husnul Arofiati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved