Destinasi

Mengenang Jawa di Sudut Kota Bangkok, Keturunan Ahmad Dahlan Merindukan Bengawan Solo

Kampung itu mirip sekali dengan Kauman di Yogyakarta atau Solo. Jalan kampung yang sempit dengan rumah yang padat, tetapi tak terkesan kumuh.

Mengenang Jawa di Sudut Kota Bangkok, Keturunan Ahmad Dahlan Merindukan Bengawan Solo
KOMPAS/SIWI YUNITA CAHYANINGRUM
Suasana di Taman Lumpini di Bangkok, Thailand, Agustus lalu. Taman ini terinspirasi dari Kebun Raya Bogor. Raja Rama V Thailand pada abad ke-19 menyempatkan diri berkunjung ke Kebun Raya Bogor dalam lawatannya ke Indonesia. Sebagian pekerja taman didatangkan dari Jawa. Kini mereka tinggal di Kampung Jawa, Thailand. 

TRIBUNKALTIM.CO - Di antara modernitas belantara beton Bangkok terselip jejak budaya Jawa. Kampung Jawa, begitu nama kawasan yang terletak di tengah-tengah pusat distrik bisnis Bangkok, di Shatorn.

Kampung itu mirip sekali dengan Kauman di Yogyakarta atau Solo. Jalan kampung yang sempit dengan rumah yang padat, tetapi tak terkesan kumuh.

Di sepanjang jalan, orang-orang berpeci dan bersarung bersepeda lalu-lalang menembus gang-gang kecil perkampungan. Kumandang azan Ashar, membahana ketika saya tiba pada Kamis (25/8/2016) lalu.

Jika di Yogyakarta dan di Solo kampung Kauman dikelilingi kampung-kampung lain, di Bangkok, kampung itu dikelilingi gedung-gedung perkantoran tinggi distrik bisnis kota Bangkok.

Seperti namanya Kampung Jawa, perkampungan ini berisi orang-orang Thailand keturunan Jawa. Mereka rata-rata berasal dari kota-kota di Jawa Tengah, seperti Kendal dan Demak.

BACA JUGA:Awas, Setelah Pukul 7 Malam Jangan Lagi Konsumsi 5 Hal Ini

Di kampung itu, ada Supri (60), orang Thailand keturunan Kendal, yang masih setia menjalani ritual tujuh harian, dan para cucu Ahmad Dahlan yang rindu Bengawan Solo.

Supri bin Tassa (60) adalah salah satunya. Warga Kampung Jawa ini, memiliki darah Jawa dari kakek-neneknya.

”Kakek nenek saya asli Kendal, Jawa Tengah, mereka didatangkan ke Thailand pada masa raja membangun Taman Lumpini yang terinspirasi dari Kebun Raya Bogor. Akhirnya para pekerja Jawa pun tinggal dan hidup turun-temurun di sini. Kini di sinilah kami berada,” kata Supri yang bernama Thailand, Suppor.

Kampung Jawa memang berada di dekat Taman Lumpini, taman yang terinspirasi Kebun Raya Bogor.

Halaman
1234
Editor: Amalia Husnul Arofiati
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved