Pilkada DKI

Viral Energi Positif Ahok - Djarot

Embrio isu sentralnya adalah tokoh sentral Ahok, Gubernur DKI Jakarta. Tidak heran, sebagian orang menyebut Pilkada Jakarta 2017 rasa Pilpres 2014

Viral Energi Positif Ahok - Djarot
hand-over
Pasangan bakal calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (kiri) dan bakal calon wakil gubernur Djarot Saifullah Hidayat tengah berdoa pada acara pengumuman calon kepala daerah yang diusung PDIP. Pengumuman disampaikan Sekjen PDIP Hasto Kristyanto di kantor DPP PDIP Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Selasa (20/9/2016). 

PEMILIHAN presiden 2014 telah menjadi momentun dengan daya medan magnet luar biasa. Animo politik rakyat sangat kuat, dapat dilihat dari tingginya partisipasi politik pemilih.

Dua pasangan calon, yakni Joko Widodo - Jusuf Kalla dan Prabowo Subianto - Hatta Rajasa, masing-masing didukung puluhan juta pemilih militansi tinggi. Di balik hal positif itu, ada ironi kecil, yakni masing-masing kubu seperti diperhadapkan pada isu tak sehat, yakni sentimen suku, agama, ras dan antargolongan (SARA). Bak virus, isu sensitif ini viral hingga jauh dari pusat kekuasaan di Jakarta hingga ke pelosok negeri.

Pada skala regional, yakni Pemilihan Kepala Daerah serentak yang digelar Februari 2017, bibit sentimen sejenis mencuat. Embrio isu sentralnya adalah tokoh sentral Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Gubernur Daerah Khusus Ibukota Jakarta. Tidak heran, sebagian orang menyebut Pilkada DKI 2017 rasa Pilpres 2014.

Sosok Ahok seringkali menuai kontroversi. Sebagian mendukung, lainnya lagi menolak. Dari kalangan partai politik, agamawan maupun masyarakat akar rumput. Mantan Ketua Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah/mantan Ketua Umum Partai Amanat Nasional Amien Rais seorang penentang keras.

(Kompas.com/Ihsanuddin) - Basuki Thahaja Purnama dan wakilnya Djarot Saiful Hidayat menghadiri pengumuman calon kepala dan wakil kepala daerah PDI-P di Kantor DPP PDI-P Jakarta

BACA JUGA: Resmi Sudah PDIP Jatuhkan Pilihan Pada Pasangan Ahok - Djarot di Pilkada DKI

Amien yang menjabat Ketua Dewan Kehormatan PAN mengatakan, tidak akan mendukung Ahok. "Yang pasti bukan Ahok. Saya sudah wanti-wanti kalau PAN sampai dukung Ahok, saya minta kongres luar biasa," kata Amien dikutip Tribunnews.com.

Di hadapan massa rapat akbar Forum RT/RW DKI Jakarta, Minggu (18/9) pagi, Amien bahkan menyerukan perlawanan. "Ahok ini songongnya menyundul langit, sombong sekali, tetapi dalam sejarah tidak ada orang sombong menang. Jadi kita sama-sama lawan. Jangan sampai dajal itu nanti menang."

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siroj berkomentar moderat. Organisasi Islam terbesar di Indonesia ini memilki dua kriteria calon yang sebaiknya dipilih umat.

"Kalau ada yang adil, muslim. (Umat) harus pilih yang itu," ujar ketua PBNU Said Aqil Siroj dikutip Kompas.com di kantor DPP PKB, Jakarta Pusat, Jumat (23/7/2016).

BACA JUGA: Ketua DPP PDIP Sebut Megawati Sudah Setuju Usung Ahok - Djarot di Pilkada

Halaman
123
Penulis: Domu D.Ambarita
Editor: Domu D.Ambarita
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved