Selain dari Jawa, Transmigran Asal Sumatera Akan Masuk ke Bulungan
Pada prinsipnya kata Sudjati, Pemkab Bulungan mendukung dan terbuka program transmigrasi.
Penulis: Doan E Pardede |
Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Doan Pardede
TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Selain dari Pulau Jawa, Kabupaten Bulungan juga akan menerima para transmigran dari Pulau Sumatera.
Hal ini disampaikan Bupati Bulungan Sudjati ketika menerima kunjungan Pemkab Lumajang dan Pemkab Wonosobo di rumah jabatan Bupati Bulungan, Jalan Jelarai, Tanjung Selor, Kamis (22/9/2016) malam.
Langkah ini sesuai dengan nota kesepakatan atau Memorandum of Understanding (Mou) yang sudah ditandatangani beberapa waktu lalu.
Hadir dalam kesempatan tersebut antara lain, Wakil Bupati Bulungan Ingkong Ala, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bulungan Syafril, Bupati Lumajang, Drs As’at dan Wakil Bupati Wonosobo Agus Subagiyo, dan beberapa warga Lumajang yang berdiam di Desa Gunung Putih, Kecamatan Tanjung Palas.
Pada prinsipnya kata Sudjati, Pemkab Bulungan mendukung dan terbuka program transmigrasi.
Pasalnya program transmigrasi ini menurutnya juga berkitan dengan program food estate atau pusat pangan yang juga menjadi visi utama Kabupaten Bulungan selama lima tahun ke depan.
(Baca juga: Solusinya Cuma Tingkatkan Akreditasi, PNS yang Telanjur Kuliah Bakal Gigit Jari?)
“Tidak hanya dari Pulau Jawa, Kabupaten Bulungan juga akan menerima transmigran dari Lampung sesuai MoU atau nota kesepakatan yang telah kita tandatangani bersama,” ucap Sudjati.
Sudjati berharap, para transmigran nantinya dapat meningkatkan taraf hidup serta hidup rukun dan damai di Bulungan.
“Saya bersama Wakil Bupati, Ingkong Ala berharap, para transmigran nantinya dapat rukun dan damai dalam kehidupan sehari-hari. Mari kita bersama-sama memajukan Kabupaten Bulungan,” ajaknya.
Sementara itu, Bupati Lumajang, Drs As’at menjelaskan, kedatangan dirinya bersama Wakil Bupati Wonosobo Agus Subagiyo beserta para pejabat struktural dari masing-masing pemda, bertujuan untuk melihat langsung Kabupaten Bulungan serta daerah penempatan transmigran.
As'at menilai, kondisi Kabupaten Bulungan termasuk yang terbaik untuk daerah transmigran.
Dan berdasarkan pengamatannya, sudah banyak warga transmigran asal Kabupaten Lumajang yang berhasil meningkatkan taraf hidupnya.
"Warga Lumajang bahkan sejak 1973 masuk ke Bulungan sebagai transmigran dan sudah menyatu dengan masyarakat setempat,” urainya. (*)
***
Baca berita unik, menarik, eksklusif dan lengkap di Harian Pagi TRIBUN KALTIM
Perbarui informasi terkini, klik www.TribunKaltim.co
Dan bergabunglah dengan medsos:
Join BBM Channel - PIN BBM C003408F9, Like fan page Facebook TribunKaltim.co, follow Twitter @tribunkaltim serta tonton video streaming Youtube TribunKaltim
