Jarang Bertemu Keluarga dan Diteror, Inilah Risiko Pekerjaan Pegawai PPATK

Di sela-sela diskusi terkait tugas dan peranan PPATK, Tjahjadi Prastono bercerita suka duka bertugas di PPATK.

Jarang Bertemu Keluarga dan Diteror, Inilah Risiko Pekerjaan Pegawai PPATK
TRIBUN KALTIM/ARIDJWANA
Direktur Pengawasan Kepatuhan PPATK Tjahjadi Prastono. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Sebanyak tiga pejabat dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) dan seorang penyidik dari Polda Kaltim menyambangi Kantor Tribun Kaltim, di Jalan Indrakila, Balikpapan, Kamis (29/9/2016).

Mereka adalah Direktur Pengawasan Kepatuhan PPATK Tjahjadi Prastono, Direktorat Kerjasama Humas Ria Tanjung Pura, dan Sri Bagus Arosyid, Direktorat Pengawasan dan Kepatuhan PPATK.

Kedatangan mereka diterima Pemimpin Redaksi Tribun Kaltim Abdul Haerah, Manajer Produksi Sumarsono dan sejumlah redaktur Tribun Kaltim.

Di sela-sela diskusi terkait tugas dan peranan PPATK, Tjahjadi Prastono bercerita suka duka bertugas di PPATK. Sebelum menjabat Direktur Pengawasan Kepatuhan PPATK, Tjahjadi merupakan petugas audit di Bank Indonesia.

Baca: Mengejutkan, Ada 877 Transaksi Mencurigakan di Kaltim

"Saya kerja di PPATK dikasih tempat yang sama. Audit keuangan dan mengawasi," ungkapnya.

Pilihan profesi di PPATK tentu saja ada dengan risiko yang mesti ditanggung. Selain tersita banyak waktu untuk kerja, jarang bertemu keluarga, Tjahjadi juga pernah mendapat ancaman atau teror dari pihak-pihak tertentu.

Pernah terjadi, saat Tjahjadi melakukan audit lembaga profit bidang properti di salah satu daerah Kalimantan. Padahal kedatangannya ingin melakukan amanat UU mengenai Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana dan Pencucian Uang.

"Mau ketemu direkturnya ditolak. Mau bertemu saja sangat sulit. Saya jelaskan saja bagi siapa yang tidak lapor keuangan ancamannya akan dicabut izin usahanya," tuturnya.

Bahkan yang menyedihkan, pernah Tjahjadi mendapat ultimatum akan hilang keselamatan jika berani melakukan pemeriksaan keuangan.

Baca: Laporan PPATK Terkait 10 Rekening Gendut Kepala Daerah, KPK Siap Tindak

"Saya dikasih ancaman tidak akan dijamin keselamatannya kalau audit. Terpaksa saya tidak jadi audit. Kami lebih mengutamakan keselamatan kerja," ungkapnya.

Namun tidak menyerah begitu saja, langkah kerja PPATK ketika turun ke lapangan juga berkolaborasi dengan pihak kepolisian sebagai pengamanan keselamatan kerja. Alhasil, usaha melakukan analisis transaksi keuangan berlangsung lancar. (*)

*****
Baca berita unik, menarik, eksklusif dan lengkap di Harian Pagi TRIBUN KALTIM
Perbarui informasi terkini, klik  www.TribunKaltim.co
Dan bergabunglah dengan medsos:
Join BBM Channel - PIN BBM C003408F9, Like fan page Facebook TribunKaltim.co,  follow Twitter @tribunkaltim serta tonton video streaming Youtube TribunKaltim
Penulis: Budi Susilo
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved