Kesehatan

Ini Lima Hal tentang Serangan Kejang yang Wajib Anda Ketahui

Berikut adalah hal yang harus Anda ketahui tentang episode aktivitas otak yang abnormal yang menyebabkan serangan kejang

Ini Lima Hal tentang Serangan Kejang yang Wajib Anda Ketahui
Thinkstock Photos/kompas.com
Ilustrasi. 

TRIBUNKALTIM.CO - Pada hari tertentu, otak Anda dapat memroses sekitar 70.000 pikiran dan 100 miliar neuron perlu menghubungkan lebih dari 50.000.0000.000.000 poin penghasil listrik yang cukup untuk menyalakan sebuah bola lampu.

Kejang adalah apa yang terjadi ketika ada kesalahan listrik di sistem itu.

Berikut adalah hal yang harus Anda ketahui tentang episode aktivitas otak yang abnormal yang menyebabkan serangan kejang, dimulai dengan fakta bahwa ini bisa terjadi pada siapa pun.

1. Anda tidak perlu menderita epilepsi untuk bisa kejang.

"Dalam situasi yang tepat, siapa pun dapat kejang," jelas Santosh Kesari, MD, PhD, seorang ahli saraf di John Cancer Wayne Institute di Santa Monica, California.

BACA JUGA:Bikin Program Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno Lirik Olla Ramlan

Kadang-kadang kejang terjadi pada penderita gangguan tidur berat, penggunaan obat jenis tertentu, atau menderita cedera otak.

Rendahnya kadar gula darah dan serangan kecemasan juga dapat menempatkan Anda pada risiko kejang.

2. Kelompok usia senior adalah segmen epilepsi yang tumbuh paling cepat.

Dalam kasus ini, agak sulit mendiagnosa epilepsi karena tanda-tanda seperti kebingungan, hilang kesadaran, dan mendengar atau melihat hal-hal yang tidak ada, bisa meniru demensia.

Halaman
123
Editor: Amalia Husnul Arofiati
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved