Kamis, 9 April 2026

Berita Pemkab Penajam Paser Utara

Anggarkan Rp 215 Juta Untuk Perbaiki Jalan Komunitas Adat Terpencil

Berbagai latar belakang tersebut membuat Pemerintah Desa Sesulu menjadikan pembangunan infrastruktur jalan di lingkungan KAT tersebut menjadi priorita

Penulis: Samir |
HO
Bupati PP Yusran Aspar saat berbincang-bincang dengan masyarakat saat Temu Warga di Desa Sesulu Kecamatan Waru 
- Program Desa Sesulu, Kecamatan Waru
TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Pemerintah Pusat melalui Kementerian Sosial meluncurkan Program Komunitas Adat Terpencil (KAT),  di Desa Sesulu , Kecamatan Waru,  Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) tahun 2007 lalu.
Program ini diperuntukkan bagi penyandang masalah kesejahteraan sosial, yang pada umumnya menghadapi berbagai keterbatasan untuk hidup layak dan manusiawi.
Program ini bertujuan untuk memenuhi berbagai kebutuhan dasar dan membuka akses pelayanan sosial. Program Komunitas Adat Terpencil di Desa Sesulu diperuntukkan bagi masyarakat Suku Paser yang berdiam di sekitar wilayah Gunung Batu, Desa Sesulu dengan membuka pemukiman serta membangun rumah tinggal bagi 50 kepala keluarga.
Memperhatikan aspek pemenuhan kebutuhan dasar tentu saja tidak hanya kebutuhan rumah tinggal, kebutuhan infrastruktur jalan sebagai pendukung aktivitas masyarakat serta sebagai akses barang dan jasa juga menjadi bagian yang penting untuk diperhatikan jika tujuan mendobrak keterbatasan untuk hidup layak dan manusiawi tersebut ingin diwujudkan atau membangun secara tuntas.
Kondisi jalan pemukiman KAT tersebut sejak dibangun tahun 2007 sangat memprihatinkan, kondisi jalan yang rusak serta sangat licin disaat hujan.
Berbagai latar belakang tersebut membuat Pemerintah Desa Sesulu menjadikan pembangunan infrastruktur jalan di lingkungan KAT tersebut menjadi prioritas.
Kepala Desa Sesulu Khariansyah menuturkan, selain dibutuhkan oleh warga pemukiman tersebut, akses jalan juga dibutuhkan untuk mengangkut hasil perkebunan mengingat jalan lingkungan KAT tersebut merupakan salah satu akses menuju kebun masyarakat, sehingga pemanfaatnya sangat banyak.
Pada tahun 2016 Pemerintah Desa Sesulu mengalokasikan dana desa  sebesar kurang lebih Rp 215 juta  untuk meningkatkan jalan lingkungan KAT dengan melakukan perkerasan. Kegiatan peningkatan jalan tersebut disambut baik oleh warga.
Hal tersebut juga memancing masyarakat untuk turut berpartisipasi dalam kegiatan pembangunan tersebut, mereka terlibat dalam proses pembangunan secara langsung, misalnya secara sukarela ikut bergotong royong mengampar material batu serta ikut menjaga alat berat yang digunakan.
Pengalokasian dana yang cukup besar langsung kepada desa serta keleluasaan yang dimiliki oleh desa sangat dirasakan langsung dampak positifnya bagi masyarakat. Geliat pembangunan langsung dirasakan.
Kepala Desa Sesulu Kharianysah mengatakan,  dengan dana yang diberikan lagsung kepada desa dapat menghemat biaya dikerenakan menggunakan sistem swakelola.
Selain itu kegiatan pembangunan juga menjadi tepat sasaran dan memiliki kualitas yang baik mengingat masyarakat terlibat secara langsung dalam proses pembangunan. “Kami berharap  dana desa serta Alokasi Dana Desa (ADD)  dapat dipertahankan bahkan jika memungkinkan bisa lebih ditingkatkan,” harapnya. (advertorial/mir)
 ***
Baca berita unik, menarik, eksklusif dan lengkap di Harian Pagi TRIBUN KALTIM
Perbarui informasi terkini, klik  www.TribunKaltim.co
Dan bergabunglah dengan medsos:
Join BBM Channel - PIN BBM C003408F9, Like fan page Facebook TribunKaltim.co,  follow Twitter @tribunkaltim serta tonton video streaming Youtube TribunKaltim
Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved