Mancanegara
Krisis Lapangan Pekerjaan, 9.500 Pencaker Bersaing Demi Satu Lowongan
Berdasarkan data yang diperoleh tercatat sebanyak 9.504 pelamar bersaing untuk menempati posisi sebagai kepala resepsionis.
TRIBUNKALTIM.CO -- Di Tiongkok terdapat sebuah lapangan pekerjaan yang mampu menarik perhatian pelamar hingga mencapai 10.000 pelamar.
Padahal lapangan pekerjaan tersebut tidak membuka lowongan untuk menempati jabatan tinggi seperti di perusahaan teknologi seperti Alibaba (BABA, Tech30) ataupun Tencent (TCEHY).
Pasukan para pencari pekerjaan (pencaker) di Tiongkok ini kesemuanya berhasrat tinggi untuk menempati jabatan sebagai pegawai kantoran di sebuah partai politik yang tidak begitu besar seperti dilansir melalui laman CNN, Selasa (25/10/16).
Jadwal terakhir pendaftaran untuk mengikuti ujian masuk loker tersebut berakhir kemarin, Senin (24/10/2016).
Baca: Pertamina Buka Lowongan Segala Jurusan, Wahai Pencari Kerja Buruan Daftar!
Lebih mengesankannya lagi, berdasarkan data yang diperoleh tercatat sebanyak 9.504 pelamar bersaing untuk menempati posisi sebagai kepala resepsionis di sebuah kantor partai politik (parpol) di Beijing yakni China Democratic League atau Perserikatan Demokrasi Tiongkok.
Perserikatan ini merupakan satu diantara delapan parpol resmi di Tiongkok selain partai Komunis yang saat ini berkuasa di daratan Tiongkok.
Ribuan pelamar tersebut mungkin tidak begitu mengetahui mengenai tugas-tugas pekerjaannya namun banyak yang tertarik untuk mendapatkan pekerjaan tersebut.
Deskripsi pekerjaan tersebut mencakupi beberapa tugas-tugas seperti bekerja di bagian pelayanan resepsionis partai, mengatur jadwal rapat dan mengatur persiapan untuk mengadakan suatu acara.
Baca: Disnakersos Sediakan Pengurusan AK1 untuk Pencari Kerja
Selain itu keterangan yang tertulis dalam website lowongan pekerjaan tersebut mengharuskan para pelamar merupakan lulusan S1 dan memiliki minimal dua tahun pengalaman kerja.
Menurut seorang profesor di sebuah universitas di Tiongkok mengatakan bahwa para pelamar ini lebih berharap melalui pekerjaan ini dapat meningkatkan keuntungan bagi mereka.
"Ini merupakan hal biasa bagi mereka untuk memilih pekerjaan yang akan memberikan keuntungan lebih baiki, memberikan kesempatan yang lebih tinggi untuk berkembang dan lokasi yang strategis," ujar Zhu Lijia.
Lowongan pekerjaan di bidang pelayanan memang banyak menarik pencaker. Hal serupa juga terjadi di India tahun lalu.
Terdapat 2,3 juta pelamar di seluruh negeri yang melamar untuk menempati 369 lapangan pekerjaan sebagai pelayan teh dan sekuriti di malam hari. (*)
***
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/pengangguran_20160427_121951.jpg)