Rabu, 22 April 2026

Pilkada DKI Jakarta

Apakah SBY, Megawati dan Prabowo Pengaruhi Cagub DKI? Ini Jawaban Survei

Salah satu hal yang disurvei yakni pengaruh Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Megawati Soekarnoputri, dan Prabowo Subianto

Editor: Amalia Husnul A
Capture Youtube
Pasangan bakal calon gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat mendapat poin 34,2 % dalam survei elektabilitas pilkada 2017 pada akhir September lalu. 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA -- Lembaga survei Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia (KedaiKOPI) melakukan survei opini publik menjelang Pilkada DKI Jakarta 2017.

Salah satu hal yang disurvei yakni pengaruh Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri, dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto terhadap masing-masing pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur DKI pada Pilkada DKI 2017.

Pertama, KedaiKOPI menanyakan apakah sosok SBY membuat responden memilih pasangan Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana.

SBY merupakan ayah Agus sekaligus ketua umum parpol pengusung Agus-Sylviana.

Baca: Kampanye Perdana Agus-Sylvi Dihadiri SBY dan Ibu Ani

Hasilnya, 29,8 persen responden memilih Agus-Sylvi karena faktor SBY, sementara 53,5 persen menyatakan faktor SBY tidak mempengaruhi pilihan mereka pada Agus-Sylvi dan 16,7 persen tidak menjawab.

Kemudian, KedaiKOPI menanyakan apakah sosok Megawati membuat responden memilih pasangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat.

Hasilnya, 24,5 persen menyatakan iya, 58,6 persen menyatakan tidak, dan 16,9 menyatakan tidak tahu atau tidak menjawab.

Terakhir, KedaiKOPI menanyakan apakah sosok Prabowo membuat responden memilih pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno.

Baca: Sapa Masyarakat, Sandiaga Uno Jalan Kaki dan Anies Baswedan Naik Vespa

Hasilnya, 22,9 persen menyatakan iya, 56,3 persen menjawab tidak, dan 20,8 persen tidak menjawab.

Survei KedaiKOPI dilakukan pada 19-24 Oktober 2016 dengan melibatkan 694 responden yang tersebar di 5 kota dan 1 kabupaten di DKI Jakarta.

Survei dilakukan secara face to face dengan metode multistage random sampling. Margin of error tersebut sebesar 4 persen.

Survei tersebut menggunakan dana internal KedaiKOPI. (*)

***

Baca berita unik, menarik, eksklusif dan lengkap di Harian Pagi TRIBUN KALTIM
Perbarui informasi terkini, klik  www.TribunKaltim.co
Dan bergabunglah dengan medsos:
Join BBM Channel - PIN BBM C003408F9, Like fan page Facebook TribunKaltim.co,  follow Twitter @tribunkaltim serta tonton video streaming Youtube TribunKaltim
Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved