Jainab Kaget di Musim Penghujan Harga Ikan Meroket

Selama ini, kata Sulton, seperti ikan jenis teri mengalami kenaikan sebab didatangkan dari daerah Sulawesi Selatan.

Jainab Kaget di Musim Penghujan Harga Ikan Meroket
TRIBUN KALTIM / BUDI SUSILO
Lapak pedagang yang menawarkan ikan kering di Pasar Pandansari Kelurahan Margasari Kota Balikpapan, pada Rabu (2/11/2016) sore. 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Budi Susilo

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Memasuki awal bulan November, harga sejumlah kebutuhan pangan, khususnya ikan, di pasar basah Pandan Sari Kota Balikpapan melonjak naik.

Demikian diungkapkan, Jainab ,seorang ibu rumah tangga yang tinggal di Sumber Rejo, saat ditemui di kediamannya oleh Tribunkaltim.co pada Rabu (2/11/2016).

Dia menjelaskan, sekitar dua minggu yang lalu harga ikan masih dikisaran harga lama.

Seperti halnya harga ikan asin satu kilogram dibandrol sekitar Rp 61 ribu. Namun sekarang ini harganya meroket. 

(Baca juga: BREAKING NEWS -- Bangunan Ambruk, Pemilik Ruko Rugi Miliaran Rupiah )

"Kaget juga. Pergi belanja harga berubah. Sudah naik tiga sampai empat ribu rupiah. Sekarang sudah Rp 64 ribu," ujarnya.

Ketika Tribukaltim.co sambangi lokasi Pasar Pandansari, menemui beberapa pedagang, terungkap merangkaknya harga ikan menjadi lebih mahal disebabkan faktor cuaca.

Ahmad Sulton, pedagang ikan Pasar Pandansari menuturkan, harga ikan dinaikkan karena keterbatasan pasokan.

Dia menjelaskan, harga ikan naik disebabkan adanya faktor curah hujan yang sering terjadi belakangan ini.

"Nelayan banyak yang jarang melaut. Cuaca lagi buruk," ungkap Sulton.

Selama ini, kata Sulton, seperti ikan jenis teri mengalami kenaikan sebab didatangkan dari Sulawesi Selatan.

"Balikpapan belum ada ikan teri," tuturnya.

Sebagian besar, kata dia, harga-harga segala jenis ikan di pasar naik sekitar dua ribu hingga tiga ribu riupiah.

Pengamatan Tribunkaltim.co, sekitar pukul 15.00 Wita, pasar yang berada di Kelurahan Margasari ini masih diramaikan dengan aktivitas perdagangan ikan, termasuk sayur mayur dan daging ayam. (*)

*****
Baca berita unik, menarik, eksklusif dan lengkap di Harian Pagi TRIBUN KALTIM
Perbarui informasi terkini, klik  www.TribunKaltim.co
Dan bergabunglah dengan medsos:
Join BBM Channel - PIN BBM C003408F9, Like fan page Facebook TribunKaltim.co,  follow Twitter @tribunkaltim serta tonton video streaming Youtube TribunKaltim
Penulis: Budi Susilo
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved