Sabtu, 11 April 2026

Bunyamin Ajak Para Pejabat Dirikan Salat Subuh Berjamaah, Ini Alasannya

Bayangkan kalau seluruh pejabat (umaro) kita mau salat berjamaah di masjid, maka banyak hal yang bisa diselesaikan secara cepat.

TRIBUNKALTIM/ACHMAD BINTORO
Ustadz Bunyamin Lc Mag memberikan tausiah pada tablik akbar pada jamaah salat subuh di masjid raya Darussalam, Pasar Pagi, Samarinda, Minggu (6/11). Gerakan salat subuh berjamaah ini diinisiasi oleh Fakultas FUAD IAIN Samarinda. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Samarinda kembali mendorong Gerakan Salat Subuh Berjamaah 1000 Umat, Minggu (6/11) di masjid raya Darussalam, Pasar Pagi.

Ratusan jamaah terlihat sudah mendatangi masjid ini sejak pukul 04.30. Seusai melaksanakan salat subuh berjamaah, mereka mengikuti takblik akbar yang disampaikan oleh ustadz H Bunyamin Lc MAg. Sebelumnya, jamaah mendengar sambutan Dr H Mukhamad Ilyasin MPd yang menekankan pentingnya mendirikan salat Subuh berjamaah.

Menurut Bunyamin, salat jamaah memiliki keutamaan. Selisihnya 27 derajat. Orang yang menunggu salat pun berpahala. Begitu pula saat berjalan dari rumah menuju masjid. Bahkan, malaikat akan ikut mendoakan. Apalagi kalau subuhnya berjamaah. Malaikat, dalam tiap aplusan, saat subuh dan ashar, akan melaporkan setiap amal ke Allah.

Bunyamin_IAIN

Orang-orang hebat biasanya akan bangun pagi. Pagi mereka sudah membuat perencanaan apa yang akan dikerjakan. Karena itu, pintu rezeki menjadi terbuka bagi orang-orang yang bangun pagi serta melakukan subuh berjamaah. Kesehatan pun terjaga.

Bayangkan kalau seluruh pejabat (umaro) kita mau salat berjamaah di masjid, maka banyak hal yang bisa diselesaikan secara cepat. Begitu salaman, selesai persoalan. Masyarakat yang selama ini sulit bertemu, karena banyak acara, maka bisa silaturahmi di masjid.

"Begitu juga andaikan Presiden Jokowi mau menemui para ulama dan jamaah dalam salat berjamaah di masjid Istiglal, barangkali tidak perlu ada demo besar di Istana seperti kemarin. Otak yang panas akan dingin saat masuk masjid. Persoalan lebih mudah diurai di awal pagi. Tidak mungkin jamaah akan teriak-teriak, caci maki di masjid. Sangat disayangkan itu tak dilakukan, padahal beliau orang yang suka blusukan, menemui warganya," jelasnya.

Masjid mestinya dimanfaatkan para ulama, umaro dan jamaah untuk salat bersama, tapi juga menjadi ajang silaturahmi di antara mereka, dan membahas berbagai persoalan sosial bangsa. Dalam konteks daerah, ini bisa menjadi solusi bagi Kaltim Bangkit.

Bunyamin berharap gerakan salat subuh berjamaah akan menular ke seluruh masjid. Makin hari akan makin banyak jamaahnya. Ini akan sekaligus memperkokoh semangat kebersamaan dan silaturahmi sesama muslim. Dengan membiasakan diri salah subuh berjamaah, juga akan dapat memperbaiki akhlak dan adab dalam beribadah.(bin)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved