Pindah Lokasi, Polisi Bongkar Arena Judi Sabung Ayam
“Di sana ditemukan bangunan arena judi sabung ayam yang terbuat dari kayu beratap terpal. Ini diduga akan digunakan untuk perjudian sabung ayam.”
Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Niko Ruru
TRIBUNKALTIM.CO,NUNUKAN - Kerap dibubarkan polisi saat sedang bermain judi sabung ayam di Kampung Pisang, Kelurahan Nunukan Barat, Kecamatan Nunukan, para penjudi membangun arena judi sabung ayam yang baru di Kampung Durian, Kecamatan Nunukan Selatan.
Kapolres Nunukan AKBP Pasma Royce mengatakan, arena baru inipun tidak luput dari perhatian Polisi.
Mendapatkan laporan masyarakat, Senin (7/11/2016), sebanyak satu regu personel yang dipimpin Kasat Sabhara AKP Susilo dan KBO Ipda Sunarta langsung mendatangi lokasi arena perjudian sabung ayam di Kampung Durian.
“Di sana ditemukan bangunan arena judi sabung ayam yang terbuat dari kayu beratap terpal. Ini diduga akan digunakan untuk perjudian sabung ayam,” ujarnya.
Baca: Dapat Laporan Warga, Polisi Hancurkan Arena Judi Sabung Ayam
Polisi lalu mengambil tindakan dengan membongkar bangunan tersebut.
“Selain itu diimbau kepada warga pemilik tanah untuk tidak memberikan izin digunakan sebagai tempat perjudian,” ujar Kepala Sub Bagian Humas Polres Nunukan, Iptu M Karyadi.
Sedangkan para penjual yang berada di lokasi tersebut diimbau untuk tidak berjualan.
Sebelumnya Selasa (1/11/2016) pekan lalu, Kapolsek Sebuku, AKP Alyadi memimpin pembongkaran arena judi sabung ayam.
Usai apel, Alyadi menerima laporan dari masyarakat jika di perbatasan Desa Tujung, Kecamatan Sembakung dengan Desa Malasu Baru, Kecamatan Sebuku, ada kegiatan pembangunan arena judi sabung ayam.
Baca: Penjudi Tak Kunjung Jera, Polisi Akhirnya Bakar Arena Sabung Ayam
“Lokasinya masuk Desa Malasu Baru, Kecamatan Sebuku,” ujarnya.
Mendapatkan informasi dimaksud, Kapolsek beserta 11 personel lainnya langsung mendatangi tempat kejadian perkara. “Ternyata informasinya betul,” ujarnya.
Polisi lalu membongkar arena judi sabung ayam dimaksud. Semua fasilitas yang tersedia dibongkar lalu dibakar.
“Waktu pembongkaran, tidak ada seorangpun masyarakat di TKP,” ujarnya.
Jarak antara lokasi sabung ayam dari pinggir jalan trans Kaltim diperkirakan mencapai 1,5 kilometer. (*)
