Seni Budaya

Teater SMK Panca Dharma Ini Wakili Balikpapan di Ajang Apsetra 9 di Ibu Kota

Lakon Barabah Karya Motingue Busye disutradarai dengan apik oleh David. Hampir 2 bulan mereka menjalani proses latihan.

Teater SMK Panca Dharma Ini Wakili Balikpapan di Ajang Apsetra 9 di Ibu Kota
TRIBUN KALTIM/MUHAMMAD FACHRI RAMADHANI
Teater Bulan tampilkan pertunjukan di hadapan ratusan warga sekolah pada Senin (7/11/2016) sebelum berangkat menuju Samarinda mengikuti Apsetra 9 Teater Yupa Universitas Mulawarman. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Teater Bulan SMK Panca Dharma menjadi satu-satunya peserta Apresiasi Seni dan Sastra (Apsetra) 9 asal Balikpapan.

Selasa (8/11/2016) pagi, 10 orang anak teater pergi menuju Ibu Kota Kaltim demi mewujudkan harapan mereka.

"Kami ingin berikan yang terbaik (pertunjukan), juga buktikan kalau kami bisa dan mampu banggakan Kota Balikpapan," ujar Devan salah satu aktor.

Lakon Barabah Karya Motinggo Busye disutradarai dengan apik oleh David. Hampir 2 bulan mereka menjalani proses latihan.

Baca: Selamatkan Wajah Kaltim, Teater Yupa Rebut Juara 2 Monolog di Peksiminas XIII Kendari

Empat aktor utama diperankan Lidya, Devan, Rajab dan Nanda. Sementara yang bertugas menata suara yakni Pri dan Renaldi, penataan setting dan cahaya oleh Vemi, lalu Laras sebagai penata rias dan busana. Tim tersebut dipimpin oleh Intan yang berperan sebagai Pimpinan Produksi.

David kepada Tribun mengungkapkan, awalnya pertemuan (latihan) seminggu 3 kali, namun sepekan belakangan ini mereka bertemu hampir setiap hari.

"Kami sepakat jor-joran. Untuk meraih hasil yang maksimal pasti butuh proses dan usaha yang sama," kata David kepada Tribunkaltim.co, Selasa (8/11/2016).

Ternyata Senin (7/11/2016) pagi kemarin, mereka mementaskan pertunjukan tersebut di hadapan ratusan siswa-siswi SMK Panca Dharma.

David mengatakan, selain permintaan sekolah uji pertunjukan tersebut bertujuan agar tim yang digawanginya mendapat pengalaman ditonton banyak orang. Maklum aktor dan penata artistik minim pengalaman pentas alias belum pernah naik panggung.

Baca: Tatap Peksiminas, Teater Yupa Tancapkan Mental Juara Lewat Monolog dan Puisi

"Alhamdulillah respon penonton positif. Meski ada beberapa kesalahan, tak mengurangi pesan yang mau disampaikan. Bahkan ada guru yang sampai menangis kemarin," bebernya.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved