Jumat, 15 Mei 2026

Kunjungi Bayi Penderita Gizi Buruk, Begini Tanggapan BaTMen

Bahkan saking tidak teganya saat melihat kondisi Affandi, Ayu sempat meneteskan air matanya.

Tayang:
TRIBUN KALTIM / MUHAMMAD ALIDONA
Balikpapan Tolong Menolong (BaTMen) kembali melakukan aksi sosialnya. Kali ini, mereka mengunjungi bayi dengan kondisi gizi buruk di RSUD Gunung Malang, Kamis (10/11/2016). 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Muhammad Alidona

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Balikpapan Tolong Menolong (BaTMen) kembali melakukan aksi sosialnya.

Kali ini, wadah dari komunitas-komunitas di Kota Balikpapan yang peduli terhadap sesama ini mengunjungi bayi dengan kondisi gizi buruk di RSUD Gunung Malang, Kamis (10/11/2016).

Menyaksikan secara langsung kondisi Muhammad Yusuf Affandi (6 bulan), Koordinator BaTMen, Ayu Wulandari mengaku miris dan prihatin.

Bahkan saking tidak teganya saat melihat kondisi Affandi, Ayu sempat meneteskan air matanya.

“Tanggapan pertama, miris banget, gak tega, netes air mataku tadi, dia anak laki-laki dimana di masa yang akan datang dia akan menjadi seorang pemimpin, terutama pemimpin di keluarganya sendiri. Kondisinya sangat memprihatinkan. Tadi sempat dapat cerita dari neneknya kalau pernah dibanting sama ibunya yang mengalami gangguan kejiwaan setelah minum susu,” katanya.

(Baca juga: Ini Dia Para Pejabat yang Diperbolehkan Pensiun pada Usia 65 Tahun )

Ia mengungkapkan kepedulian terhadap bayi Affandi ini merupakan salah satu fungsi dari BaTMen untuk mencover masyarakat yang tidak masuk dalam perlindungan BPJS dan tidak memiliki administrasi kependudukan.

Sehingga selain menolong sesama melalui kegiatan ini, BaTMen juga memberikan edukasi kepada keluarga pasien untuk membenahi administrasi kependudukan, membenahi pola hidup sehat, dan meningkatkan mutu serta kualitas diri.

“Itulah kami Balikpapan Tolong Menolong, fungsi kami ada di sini adalah memang untuk mengcover masyarakat yang tidak tercover BPJS karena tidak memiliki adminstrasi kependudukan".

"Jadi edukasinya selain kami menolong adalah kami menitipkan pesan pada orangtuanya, bahwa anak adalah titipan Allah. Jadi harus dipelihara, dijaga, dirawat, dan dijadikan orang yang berguna di masa depannya,” katanya. (*)

***

Baca berita unik, menarik, eksklusif dan lengkap di Harian Pagi TRIBUN KALTIM

Perbarui informasi terkini, klik  www.TribunKaltim.co

Dan bergabunglah dengan medsos:

Join BBM Channel - PIN BBM C003408F9, Like fan page Facebook TribunKaltim.co,  follow Twitter @tribunkaltim serta tonton video streaming Youtube TribunKaltim

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved