Festival Mahakam

Tari Dayak Bikin Warga Malang Kagum di Festival Mahakam

Namun, yang paling menarik perhatian warga yakni lomba tari kreasi pedalaman yang diselenggarakan di halaman kantor gubernur Kaltim, jalan Gajah Mada.

Tari Dayak Bikin Warga Malang Kagum di Festival Mahakam
TRIBUN KALTIM/CHRISTOPER DESMAWANGGA
Salah satu peserta lomba tari tradisional yang berpartisipasi dalam Festival Mahakam 2016, Sabtu (12/11/2016). 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Festival Mahakam (Fesma) 2016 yang diselenggarakan Pemkot Samarinda, berlangsung dengan semarak.

Ajang tahunan yang didominasi oleh pentas seni budaya itu, tak hanya menarik perhatian warga sekitar, namun juga warga pendatang.

Di hari kedua penyelenggaraan Fesma, beragam kegiatan telah diselenggarakan mulai pagi hingga malam harinya, mulai dari lomba kuliner tradisional, lomba drum battle, zumba party, makan behimat, hingga parede band indie di malam harinya.

Baca: Meriahnya Festival Mahakam, dari Makan Behimat hingga Lomba Tari Kreasi Daerah

Namun, yang paling menarik perhatian warga yakni lomba tari kreasi pedalaman yang diselenggarakan di halaman kantor gubernur Kaltim, jalan Gajah Mada.

Terdapat sekitar 30 peserta yang berpartisipasi dalam kegiatan perlombaan tersebut. Tak hanya diikuti peserta dari Samarinda, namun juga dari luar daerah.

Heru Priba Perdana (28), warga Malang, Jawa Timur ini sengaja datang ke Tepian Mahakam untuk menikmati senja, sambil santap jajanan yang ada disepanjang tepian Mahakam. Namun, dirinya sempat ke halaman kantor gubernur guna menonton tari tarian tradisional khas Kaltim.

Dia pun takjub dengan beragamnya budaya yang ada di Kaltim, dan merasa betah tinggal di Samarinda.

"Saya sudah seminggu ini di Samarinda, rasanya betah tinggal di sini. Dan, ternyata budaya di Kaltim ini sangat beragam, setiap daerah punya tari khas masing-masing, namun yang cukup terkenal memang tarian Dayak," tuturnya, Sabtu (12/11/2016).

Sementara itu, Santi (25) warga Sungai Kunjang, Samarinda ini mengaku Fesma dari tahun ke tahun memang menitikberatkan terhadap kebudayaan.

Baca: Buruan ke Samarinda, 40 Band akan Meriahkan Festival Mahakam 2016

Dia pun berharap agar Pemkot Samarinda dapat lebih gencar melakukan promosi, agar menjadi perhatian nasional.

"Cukup untuk menjadi tempat rekreasi kelaurga, terlebih saat sore hari, pas sekali kalau ke sini. Sangat pas memang festival seperti ini mengedepankan kebudayaan, sekaligus untuk terus melestarikan kebudayaan kita," ungkapnya.

Festival Mahakam 2016 sendiri diselenggarakan pada 11-13 november, yang seluruh lokasinya dilaksanakan disekitar Sungai Mahakam. (*)

*****
Baca berita unik, menarik, eksklusif dan lengkap di Harian Pagi TRIBUN KALTIM
Perbarui informasi terkini, klik  www.TribunKaltim.co
Dan bergabunglah dengan medsos:
Join BBM Channel - PIN BBM C003408F9, Like fan page Facebook TribunKaltim.co,  follow Twitter @tribunkaltim serta tonton video streaming Youtube TribunKaltim
Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved