Herdiansyah Ditelepon Intel Kejari Samarinda

Herdiansyah membenarkan, Kepala Seksi Intelijen Kejari Samarinda, Bramantyo menanyakan soal data hasil audit SPI‎.

Herdiansyah Ditelepon Intel Kejari Samarinda
tribunkaltim.co/BUDHI HARTONO
Herdiansyah Hamzah, S.H., LL.M, Dosen Fakultas Hukum Universitas Mulawarman dan Peneliti Pusat Studi Anti Korupsi (SAKSI). 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Intelijen Kejaksaan Negeri Samarinda menghubungi Dosen Fakultas Hukum Universitas Mulawarman Samarinda, Herdiansyah Hamzah, Selasa (15/11/2016) kemarin.

Hal ini terkait, audit investigasi Satuan Pengawas Internal (SPI) Unmul Samarinda.

Audit SPI Nomor 055/UN17/12/TU/2016 tanggal 30 Juni 2016, terkait kegiatan di Pusat Kajian Pengembangan Ekonomi Masyarakat Lokal (PKPEML) Fakultas Ekonomi Bisnis, Universitas Mulawarman, Samarinda, tidak diselesaikan melalui jalur hukum.

Herdiansyah membenarkan, Kepala Seksi Intelijen Kejari Samarinda, Bramantyo menanyakan soal data hasil audit SPI‎.

"Iya kemarin ditelepon. Tanya soal dokumen (SPI hasil audit)," kata Herdiansyah, yang akrab disapa Castro, kepada Tribun, Rabu (16/11‎/2016).

Castro menyarankan tim intelijen Kejari Samarinda, untuk menyurati secara resmi ke Wakil Rektor II (WR2), untuk mendapatkan dokumen hasil audit SPI.

"Dokumen laporan keuangan kegiatan lembaga itu dalam penguasaan WR2. Sebaiknya, kejaksaan bersurat ke WR2. Saya sudah sampaikan ke Pak Bramantyo kemarin," ujar Castro.

Ia menambahkan, bahwa terkait komitmen Universitas Mulawarman Samarinda yang ingin bersih dari segala persoalan, bisa ditagih oleh kejaksaan.

"Benar tidak Unmul, kooperatif dan mendukung upaya bersih-bersih di kampus," sindirnya. (*)

Penulis: Budhi Hartono
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved