Akademi Komunitas Bulungan Harus Bisa Berdiri Sendiri

Monev ini juga kata Iqbal, untuk melihat apakah AKN Kabupaten Bulungan ini sudah layak dikembangkan atau tidak.

Akademi Komunitas Bulungan Harus Bisa Berdiri Sendiri
INTERNET
Ilustrasi 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Akademi Komunitas Negeri (AKN) Kabupaten Bulungan yang baru saja didirikan di Kelurahan Tanjung Palas Hilir, Kecamatan Tanjung Palas, mendapat perhatian dari Pemerintah Pusat.

Bahkan dalam rangka monitoring dan evaluasi (monev), Tim dari Kemenristekdikti turun langsung untuk bertemu dengan sejumlah pejabat terkait di kantor DPRD Kabupaten Bulungan, Jalan Ulin, Tanjung Selor, Senin (21/11/2016).

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bulungan M Iqbal kepada Tribunkaltim.co mengatakan, ada beberapa hal yang dibahas dalam kesempatan tersebut. Diantaranya, AKN Kabupaten Bulungan diharapkan bisa berdiri sendiri.

Baca: Disdikpora PPU Paparkan Akademi Komunitas

"Selama ini kan masih 'disusui' Politeknik Negeri Samarinda," katanya.

Monev ini juga kata Iqbal, untuk melihat apakah AKN Kabupaten Bulungan ini sudah layak dikembangkan atau tidak. Dimana saat ini, baru ada 2 program studi (prodi) yakni Perkebunan serta Tanaman Pangan dan Holtikultura.

"Dinilai, apakah layak untuk dikembangkan atau bagaimana," ujarnya.

Keberadaan AKN ini menurutnya sangat penting dan strategis untuk mendukung visi dan misi Kepala Daerah saat ini, yakni mewujudkan Kabupaten Bulungan sebagai kawasan pusat pangan berbasis industri.

"Ini memang disesuaikan dengan kondisi lokal yang ada," katanya.

Perusahaan-perusahaan khususnya yang bergerak di sektor perkebunan yang ada di Kabupaten Bulungan, diharapkan berkontribusi untuk perkembangan AKN ini.

Satu di antaranya dengan mengirimkan karyawan untuk tugas belajar di AKN, dan bukan keluar daerah.

Selain itu, perusahaan juga diminta untuk mempriorotaskan lulusan-lulusan yang sudah dihasilkan AKN nantinya.

"Pada saat sudah selesai, alumni ini bisa diserap oleh mereka," ujarnya.

Iqbal menambahkan, AKN yang merupakan program dari Kementerian Pendidikan merupakan lembaga pendidikan tinggi alternatif untuk para siswa yang lulus dari sekolah setingkat SMA.

“Biaya kuliah di AKN ini akan lebih murah dan lebih terjangkau dibanding dengan Politeknik,” katanya. (*)

Penulis: Doan E Pardede
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved