Kunci Kesehatan Sperma: Olahraga

Ia mencatat studi-studi sebelumnya tidak secara acak menugaskan orang untuk olahraga dan membandingkan hasilnya dengan kualitas sperma.

Kunci Kesehatan Sperma: Olahraga
Thinkstockphotos
Ilustrasi 

TRIBUNKALTIM.CO - Sekitar satu dari tiga pasangan yang bermasalah dengan kesuburan melacak asal masalahnya ada pada kualitas semen.

Untuk itu, para pria diberi saran untuk menghasilkan sperma sehat. Di antaranya, makan sehat, berat badan normal, menghindari alkohol dan rokok, menjauhi obat-obatan seperti tekanan darah dan depresi.

Peneliti yang menerbitkan riset di jurnal Reproduction menemukan perubahan gaya hidup lain yang tak kalah penting. Olahraga pun membantu memperbaiki kualitas sperma.

Dalam studi tersebut, Behzad Maleki dari Justus-Liebig University Jerman beserta rekan-rekannya merekrut 280 pria paruh baya kurang gerak dan secara acak ditugasi untuk melakukan satu dari tiga olahraga atau tak olahraga.

Mereka ini diikuti selama enam bulan.

Peneliti ingin melihat efek berbeda setiap jenis olahraga dan intensitas aktivitasnya terhadap kualitas dan jumlah sperma.

Baca: Benarkah Bersepeda Bikin Kualitas Sperma Menurun

Satu kelompok berolahraga dengan kadar sedang yaitu jalan kaki atau jogging di treadmill.

Kelompok kedua melakukan protokol sama dengan intensitas lebih tinggi. Kelompok ketiga melakukan olahraga intensitas tinggi di treadmil dengan interval pendek.

Dibandingkan dengan grup kontrol yang tak olahraga, semua pria yang melaksanakan program aktivitas fisik menunjukkan perbaikan beragam ukuran sperma.

Setelah enam bulan, mereka menunjukkan kerusakan DNA lebih sedikit, bentuk sperma lebih sehat dan kadar faktor-faktor stres metabolik lebih rendah.

Halaman
12
Editor: Amalia Husnul Arofiati
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved