Atasi Krisis Energi dan Pemanasan
JAL-GEI Bikin Pabrik Pengolah Pakaian Bekas, Kapas dan Sampah Jadi Bahan Bakar Jet
JAL-GEI berkerja sama membangun pabrik Imabari 1 untuk mengolah pakaian bekas, kapas dan sampah kota menjadi bahan bakar jet.
TOKYO, TRIBUN- Japan Airlines melakukan langkah besar dengan cara mengubah pakaian bekas menjadi bahan bakar jet dengan bantuan perusahaan lingkungan dan pengecer, untuk mencari solusi sumber energi alternatif yang akan diuji 2020.
Maskapai ini akan bergabung dengan Jeplan, atau Perencaan Lingkungan Jepang dan Green Earth Institute yang berbasis di Tokyo untuk mendirikan sebuah dewan kolaboratif untuk proyek yang akan dibuat awal 2017.
Jeplan.com
Inilah konstruksi bangunan pabrik Imabari 1 untuk mengubah pakaian bekas, kapas dan sampah kota menjadi bahan bakar jet.
Jeplan sudah bekerja sama dengan 12 pengecer seperti Aeon dan Muji Operator Ryohin Keikaku untuk mengumpulkan pakaian bekas di 1.000 atau lebih toko di seluruh Jepang, sebagai bahan bakar daur ulang polyester. Bahkan sekarang, kapas untuk bahan baku pakaian pun akan dijadikan bahan bakar dengan bantuan teknologi dari GEI.

Ini langkah pertama pakaian bekas diaduk dengan berbagai bahan kimia sebagai bahan baku bahan bakar jet di pabrik Imabari1
Speerti dilaporkan nikkei.com, Rabu (7/12), GEI didirikan membangun teknologi biofuel yang dikembangkan oleh pemerintah yang mendapat dukungan dari Research Institute of Technology Inovatif bagi Bumi untuk penggunaan praktis. Ini termasuk metode yang menggunakan mikroorganisme untuk mengolah gula yang terkandung dalam kapas menjadi alkohol lalu dibuat menjadi bahan bakar.
jeplan.com
Inilah pabrik pengolah limbah baju bekas, kapas dan sampah kota untuk diubah menjadi bahan bakar jet.
Tanaman bahan bakar eksperimental akan dibangun di pabrik Jeplan. Rencananya adalah untuk mulai melakukan tes untuk campuran bahan bakar konvensional dan kapas sebagai bahan bakar jet tahun 2020, dan membangun pabrik komersial tahun 2030.
Seratus ton kapas bisa menghasilkan 10 kiloliter bahan bakr. Bahkan jika semua kapas yang dikonsumsi di Jepang digunakan dalam produksi bahan bakar, ini akan memberikan hanya 70,000 kl atau lebih/ tahun - kurang dari 1% dari penggunaan bahan bakar jet Jepang. Namun teknologi GEI juga dapat dibuat untuk mrmroses limbah dari pabrik kertas. Perusahaan menjadikan pakaian bekas sebagai bahan baku hanyalah hanya awal untuk mengolah limbah-konversional secara luas.
jeplan.com
Beginilah jadinya baju bekas, kapas dan sampah diubah menjadi cairan untuk bahan bakar jet.
Membuat bahan bakar dari sumber organik --seperti kapas-- masih harus melalui proses melepaskan karbon dioksida, pada tahap penyulingan. Tapi bahan bakar ini mampu mengurangi emisi setengah dari produksi bahan bakar fosil.
Menggantikan bahan bakar jet konvensional dengan biofuel, bahkan sebagian, akan membantu mengecilkan emisi yang berhubungan dengan perjalanan udara sebagai upaya global untuk memerangi perubahan iklim.
Japan Airlines sedang bekerja pada upaya lain untuk mengubah sampah kota menjadi bahan bakar juga. Ini bertujuan untuk membuat pasokan yang stabil dari bahan bakar alternatif dengan harga bersaing seperti produk minyak bumi. (priyo suwarno)


