Rabu, 8 April 2026

Berita Pemkab Kutai Timur

Para Alumni Hipma KT Diharapkan Berkontribusi Sukseskan Pembangunan

Pendataan menjadi penting, karena para sarjana tersebut nantinya akan disiapkan mengabdi untuk Kutim.

HO_HUMAS SETKAB KUTIM
Pelantikan pengurus Himpunan Mahasiswa Kutai Timur (Hipma KT) periode 2016-2018, di Gedung Mesfa Mulia, Sangatta Utara. 

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Proses latihan kepemimpinan terjadi saat aktif dalam organisasi. Mengapa? Karena saat berorganisasi, para pengurus dihadapkan pada berbagai persoalan, hingga kesiapan mental untuk berkorban waktu.

Hal ini diungkapkan oleh Bupati Kutai Timur (Kutim) Ismunandar pada acara pelantikan pengurus Himpunan Mahasiswa Kutai Timur (Hipma KT) periode 2016-2018, di Gedung Mesfa Mulia, Sangatta Utara, belum lama ini.

Sambil menunggu transisi kepemimpinan yang pasti akan terjadi, Ismu meminta kepada seluruh pengurus Hipma KT untuk turut serta dan berkontribusi mengisi pembangunan.

“Alumni Hipma KT harus turut menyukseskan pembangunan. Kalau perlu harus menjadi manusia yang memiliki andil penting didalam pembangunan dimasa yang akan datang,” harap Ismu, yang merupakan mantan Ketua Koalisi Mahasiswa Kalimantan Timur (KMKT) Cabang Malang.

Karena pengurus Hipma KT adalah mahasiswa, maka dia juga berpesan agar seluruh pengurus menjaga sikap positif civitas akademika. Terus berkarya menuntut ilmu dan membangun kerja sama dengan semua pihak. Membangun kebersamaan, serta memberikan masukan positif kepada pemerintah.

Hipma KT yang diketuai Harits Humam ini dilantik berdasarkan Surat Keputusan Ketua Umum Hipma KT Nomor 01/KPTS-FMF/A/HIPMA-KT/IX/2016. Wabup Kasmidi Bulang yang pernah tergabung dalam Hipma KT pada kesempatan tersebut juga meminta agar seluruh pengurus bangga dan mengembangkan organisasi menjadi lebih besar.

Namun kebanggaan dimaksud harus dibuktikan dengan cara memberikan kontribusi positif. Dengan tujuan utama yakni mengangkat citra organisasi, yang menaungi seluruh pelajar dan mahasiswa yang menuntut ilmu di luar Kutim, menjadi lebih sukses. Termasuk memonitor seluruh anggota Hipma KT yang tersebar di Indonesia.

“Harus memiliki database yang jelas tentang mahasiswa Kutim yang masih aktif (diluar daerah). Harus mengetahui berapa mahasiswa calon dokter, perawat, guru, ekonom, pertanian, dan jurusan lainnya,” pinta Kasmidi. Sehingga dapat diketahui calon sarjana yang akan lulus.

Data tersebut disusun sendiri oleh pengurus Hipma KT dan bukan berdasarkan laporan pihak luar. Pendataan menjadi penting, karena para sarjana tersebut nantinya akan disiapkan mengabdi untuk Kutim. Dengan berbagai kiprah tersebut, Wabup berharap Hipma KT mempunyai nilai tawar terhadap pemerintah dan swasta.

Pelantikan pengurus Hipma KT hari itu disaksikan mantan Pengurus Pusat Hipma KT Syaiful Achmad, perwakilan Organisasi Kepemudaan (OKP), dan Nurul Karim yang mewakili PT KPC. (advertorial/hms8).

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved