BOS Janjikan Orangutan di Kalimantan Tak Punah, Ini Strategi yang Dijalankan

"Setiap dua jam sekali kami akan berhenti untuk beristirahat dan juga memeriksa kondisi orangutan," tuturnya.

TRIBUN KALTIM / CHRISTOPER DESMAWANGGA
Petugas dari BKSDA Kaltim memberi minum pada salah 1 dari 6 orangutan yang akan di lepas liar ke Hutan Keh Jewen Kutai Timur,di halaman Kantor BKSDA Kaltim Jalan Teuku Umar Sungai Kunjang,Selasa(13/12/2016). NGO BOS yang menjalankan pelepasan oranguta menargetkan 250 orangutan dilepasliarkan dalam setahun.(tribun Kaltim.co/Nevrianto Hardi Prasetyo) 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Christoper D

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Borneo Orangutan Survival (BOS) Foundation kembali melakukan pelepasliaran terhadap enam orangutan (Pongo Pygmaeus) ke hutan Kahje Sewen di Kutai Timur.

Sebelumnya, keenam orangutan tersebut menjalani masa rehabilitasi, pelatihan, serta perawatan di hutan rehabilitasi Samboja Lestari lebih dari tujuh tahun.

Kini, keenamnya telah dinyatakan siap untuk dilepasliarkan.

Terdapat 2 orangutan jantan dan 4 orangutan betina, yang diberi nama masing-masing Indonesia (12), Cita (11), Bong (15), Valen (15), Signe (10) dan Bungaran (1). Dari keenam orangutan tersebut, terdapat induk dan ananknya.

Dalam lima tahun terakhir, BOS telah melepasliarkan sebanyak 251 orangutan, yang merupakan target BOS untuk lakukan pelepasliaran.

"Enam orangutan akan segera kami antara untuk dilepasliarkan, setelah menjalani rehabilitasi maupun sekolah orangutan selama kurang lebih tujuh tahunan d Samboja Lestari," tutur Ceo BOS Foundation, Jamartin Sihite, Selasa (13/12/2016).

(Baca juga: Bangun Masjid Polres Senilai Rp 4 Miliar, Ternyata Ini Sumber Dananya )

Diperkirakan, keenam orangutan yang akan melakukan perjalanan darat dari Samarinda menuju hutan Kahje Sewen, baru Rabu (14/12/2016) pagi akan sampai di kawasan Muara Hawau.

Setelah itu mereka kembali melakukan perjalanan selama kurang lebih empat jam ke hutan.

"Setiap dua jam sekali kami akan berhenti untuk beristirahat dan juga memeriksa kondisi orangutan," tuturnya.

Dengan pelepasliaran tersebut, pihaknya pun bertekad dan berjanji, akan mencegah terjadinya kepunahan terhadap orangutan.

Banyak orang memprediksi orangutan mengalami kepunahan dalam beberapa puluh tahun mendatang.

"Kita berjanji orangutan di Kaltim tidak akan punah," tegasnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved