Terkendala Defisit, Pemkot Balikpapan Tetap Raih Opini Wajar Tanpa Pengecualian
Ia mengatakan opini WTP merupakan sebuah ukuran akan laporan keuangan yang bersih dan transparan.
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Di ujung tahun 2016 ini, Pemkot Balikpapan kembali meraih opini laporan keuangan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang diserahkan langsung Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Balikpapan.
Walikota Balikpapan HM Rizal Effendi menyambut baik hal ini.
Ia mengatakan opini WTP merupakan sebuah ukuran akan laporan keuangan yang bersih dan transparan.
"Walaupun kita sampaikan 2016 ini cukup berat perjuangannya karena banyak hal yang terjadi terutama defisit anggaran. Ini penting karena kita juga mau mengejar dana insentif daerah. Dana ini kan besar kecilnya diukur dari opini keuangan, kesehatan keuangan, pelayanan publik, dan perkembangan perekonomian. Jadi ya opini ini sangat penting," ujarnya kepada Tribun Kaltim usai rapat rutin, Selasa (13/12/2016).
Baca: Tak Catat Semua Aset, Opini Laporan Keuangan Kota Ini Turun dari WTP jadi WDP
Namun walaupun begitu, masih ada beberapa hal yang menjadi perhatiannya seperti kualitas tenaga keuangan yang masih terbatas padahal pengerjaan pengelolaan keuangannya yang cukup berat dan dilakukan penilaian juga oleh akuntan publik.
"Kemudian juga sistem teknologinya yang harus berubah, itu tantangan bagi kita dalam pengelolaan keuangan ke depan. Tapi kita tetap harus optimis walaupun cukup berat," tandasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/rizal-effendi_20161213_135208.jpg)