Selasa, 14 April 2026

Trump Kumpulkan Petinggi Teknologi, Hanya Bos Twitter yang tak Diundang

Tapi ada satu orang yang tak diajak bertemu, yakni CEO Twitter Jack Dorsey. Dia pun tidak diwakili oleh representatif lain dari Twitter.

Editor: Amalia Husnul A
MARK WILSON/GETTY IMAGES NORTH AMERICA/AFP
Donald Trump mengepalkan tangannya saat memastikan kemenangan dalam pemilihan presiden AS tahun ini. Di belakangnya terlihat pasagannya, Mike Pence. 

TRIBUNKALTIM.CO - Minggu ini, presiden terpilih Amerika Serikat menggelar pertemuan dengan sejumlah petinggi perusahaan teknologi Silicon Valley.

Nama-nama beken seperti Tim Cook (CEO Apple), Larry Page (CEO Alphabet), Satya Nadella (CEO Microsoft), dan Elon Musk (CEO Tesla) termasuk dalam daftar undangan.

Tapi ada satu orang yang tak diajak bertemu, yakni CEO Twitter Jack Dorsey. Dia pun tidak diwakili oleh representatif lain dari Twitter. Mengapa begitu?

Muncul dugaan bahwa Trump sengaja tidak mengundang Twitter lantaran layanan microblogging itu menolak permintaannya untuk membuat emoji #CrookedHillary pada masa kampanye.

#CrookedHillary adalah sebutan yang dipakai tim kampanye Trump untuk menjelek-jelekkan lawan dari Partai Demokrat, Hillary Clinton, dengan menggambarkannya sebagai politisi korup.

Baca: Wow. . . Inilah Pengakuan Mengejutkan Melania tentang Hubungan Seksnya dengan Donald Trump

Emoji dimaksud rencananya akan berupa gambar Clinton sedang menggondol sekarung duit.

Konon tim kampanye Trump menyiapkan iming-iming uang 5 juta dollar AS (Rp 67 miliar) supaya Twitter mau membuatnya, tapi toh tetap ditolak.

Penciptaan emoji sebenarnya diatur dalam standar global Unicode Consortium. Namun, platform seperti Twitter bisa membuat emoji sendiri untuk digunakan secara khusus di layanannya.

Custom emoji semacam ini disebut sebagai “hashflags” dan akan muncul mengikuti penulisan hashtag tertentu, seperti #CrookedHillary di atas.

Di sisi lain, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari ArsTechnica, Jumat (16/12/2016), pihak Trump mengatakan bahwa Twitter sengaja tidak diundang lantaran dinilai “terlalu kecil” dari segi nilai pasar.

Twitter diketahui memiliki nilai pasar sebesar 13,85 miliar dollar AS. Sementara, Tesla, perusahaan terkecil dalam pertemuan Trump, bernilai 31,92 miliar dollar AS. (Oik Yusuf)

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved