Wajib Militer Diberlakukan Lagi, Pemerintah Swedia Perintahkan Kota dan Desa Antisipasi Invasi Rusia

Badan Kontijensi Sipil (MSB) Swedia pekan lalu mengirimkan surat untuk para pemerintah daerah terkait masalah ini.

Wajib Militer Diberlakukan Lagi, Pemerintah Swedia Perintahkan Kota dan Desa Antisipasi Invasi Rusia
TT NEWS AGENCY/REUTERS/TELEGRAPH
Personel dari resimen pasukan lapis baja Skaraborg tengah berlatih di Pulau Gotland, wilayah Swedia yang terletak di Teluk Finlandia dan menghadap langsung negara-negara Baltik. 

TRIBUNKALTIM.CO, STOCKHOLM - Pemerintah Swedia meminta seluruh kota dan desa di negeri itu mempersiapkan diri untuk menghadapi kemungkinan invasi Rusia.

Badan Kontijensi Sipil (MSB) Swedia pekan lalu mengirimkan surat untuk para pemerintah daerah terkait masalah ini.

MSB meminta pemerintah setempat untuk menjalankan pusat operasi di bunker-bunker bawah tanah demi memastikan sirene darurat tetap bisa dioperasikan.

Selain itu, pemerintah daerah diminta agar bekerja sama dalam pelatihan perang bersama dengan angkatan bersenjata Swedia.

"Di masa perang, pasukan pertahanan sipil memiliki kewajiban yang sama dengan pasukan lain," demikian isi surat tersebut.

Surat MSB itu juga menginstruksikan agar peerintah daerah memastikan kemampuan mereka tetap berfungsi di masa-masa yang sulit.

Baca: Rusia Siap Invasi Ukraina, Kiev Peringatkan Perang

"Dan yang paling ekstrem adalah di masa perang," lanjut surat MSB itu.

Seruan dramatis itu muncul di saat Swedia kembali ke strategi pertahanan total yang dipraktikkan semasa Perang Dingin.

Swedia merekonstruksi kembali sistem pertahanan anti-kapal perang di pesisir, menempatkan divisi lapis baja di Pulau Gotland, di Laut Baltik, dan berencana kembali memberlakukan wajib militer pada 2018.

"Ini bukan strategi baru. Kami sudah menggunakannya selama Perang Dingin dan kami akan memperkuat kordinasi terkait pertahanan sipil," kata Magnus Dyberg-Ek, pemimpin operasi pertahanan sipil MSB kepada harian Svenska Dagbladet.

Halaman
12
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved