Pastikan tak Ada Antrean di Ibukota Provinsi, Pertamina Tambah Armada Distribusi Pasokan BBM

Sebanyak 24 armada mobil tangki telah dikerahkan dan didukung dengan 5 armada tangki tambahan dari Terminal BBM Balikpapan.

Pastikan tak Ada Antrean di Ibukota Provinsi, Pertamina Tambah Armada Distribusi Pasokan BBM
TRIBUN KALTIM / MUHAMMAD ALIDONA
Ilustrasi. Antrean pengendara roda dua di SPBU Karang Anyar, Balikpapan, Kalimantan Timur, Senin (19/1/2015) 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Adanya antrean panjang di sejumlah SPBU di Kota Samarinda, belum lama ini, diharapkan PT Pertamina (Persero) untuk tak terjadi aksi panic buying yang berlebihan.

Pasalnya PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region VI menjamin pasokan bahan bakar minyak (BBM) dalam kondisi aman.

"Kami selalu lakukan pemantauan dan pengawasan pergerakan distribusi BBM baik di Samarinda dan juga Bontang," ujar Dian Hapsari, Area Manager Communication & Relations Kalimantan, Senin (19/12/2016).

Sari menjelaskan, Terminal BBM Samarinda tengah memaksimalkan penyaluran ke SPBU-SPBU di Samarinda dan Bontang sejak Minggu (18/12/2016) pagi untuk memastikan proses normalisasi berjalan cepat setelah Kapal tanker yang membawa pasokan 2.000 KL Pertamax & 1.500 KL Premium melakukan discharge (bongkar muatan) Sabtu (17/12/2016) lalu.

Sebanyak 24 armada mobil tangki telah dikerahkan dan didukung dengan 5 armada tangki tambahan dari Terminal BBM Balikpapan.

Baca: Semua Perlengkapan Belum Ditera, Warga Terus Menanti Operasional SPBU Kedua di Ibukota Provinsi

Kebijakan tambahan mobil tangki telah diambil dengan kembali menambah 15 armada hari ini, menurut Sari hal ini untuk memaksimalkan proses distribusi ke 24 SPBU di Samarinda dan 4 SPBU di Bontang.

"Percepatan normalisasi sedang dilakukan untuk memastikan pasokan segera terdistribusi dengan baik, tapi tetap memperhatikan aspek keselamatan dari awak mobil tangki,” katanya.

Dia menambahkan, sampai Senin (19/12/2016) pagi tadi, stok di Terminal BBM dalam level yang cukup.

Selasa (20/12/2016) besok, dan akan kembali menerima kapal distribusi dengan muatan 4.000 KL premium dan 1.000 KL Pertalite.

Kemudian disusul kembali pada hari Rabu (21/12/2016) dengan muatan 4.000 KL Premium dan 1.000 KL Pertamax.

Saat ini stok premium tercatat 786 KL, Solar 2.770 KL, Pertamax 109 KL, dan Pertalite 263 KL di Terminal BBM Samarinda. (*)

Penulis: Amanda Liony
Editor: Amalia Husnul Arofiati
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved